Wednesday, May 27, 2015

[Blog Tour Marry now, Sorry Later] Giveaway!






Wawancara dengan penulis, sudah...

Review buku, sudah...

Apalagi dong???

Loh, kok nanya! Giveaway doooong...

Hihihihi... Blog tour itu nggak bakalan lengkap kalau nggak ada giveawainya ya :)

Nah, untuk giveaway blog Tour Marry Now, Sorry Later di blog saya ini akan berlangsung dari tanggal 27 Mei – 3 Juni 2015 dengan hadiah berupa satu eksemplar novel MARRY NOW, SORRY LATER.

Syarat-syarat untuk mengikuti giveaway ini nggak susah-susah kok...
1. Berdomisili di Indonesia
2. Follow akun saya @rie_dominique, akun penerbit @twigora dan akun penulis @09061983
3. Tweet giveaway ini dan jangan lupa mention ke @twigora dan @09061983
4. Jawab pertanyaan yang saya berikan, jawaban ditulis di kolom komentar dibagian bawah postingan giveaway ini.

Udah, segitu aja :)

Pertanyaannya mana?

Seperti yang diketahui Marry Now, Sorry Later merupakan buku pertama Christian Simamora yang bertema pernikahan. Dan hasilnya adalah sebuah buku yang memuaskan.

Nah, pertanyaannya: kira-kira konflik apa saja menurut kamu yang menarik untuk dimunculkan dalam sebuah cerita mengenai rumah tangga/pernikahan?

Jawaban cukup dibagian komen dibawah postingan ini ya, dengan format sebagai berikut:

Nama :
Email/twitter yang bisa dihubungi kalau menang :
Link shared giveaway :   
Jawaban :

Semoga kamu beruntung dalam mengikuti giveaway ini ya, baik di blog saya maupun di blog-blog lain yang menjadi host blog tour Marry Now, Sorry Later ini.

Buat yang belum tahu, ini nih daftar blog-blog yang juga mengadakan giveaway blog tour ini:

20 Mei 2015 : Luckty Giyan Sukarno  http://luckty.wordpress.com

21 Mei 2015 : Nurina Widiani http://kendengpanali.blogspot.com

22 Mei 2015 : Sri Sulistyowati/Peri Hutan http://www.kubikelromance.com

23 Mei 2015 : Stefanie Sugia http://www.thebookielooker.com

24 Mei 2015 : Oky Septya http://www.okydanbuku.com

25 Mei 2015 : Destinugrainy http://destybacabuku.wordpress.com

26 Mei 2015 : Dhyn Hanarun http://dhynhanarun.blogspot.com

27 Mei 2015 : Ira Elvira http://www.irasbooks.blogspot.com

28 Mei 2015 : Rizky Mirgawati http://rizkymirgawati.blogspot.com

29 Mei 2015 : Aya Murning http://www.murniaya.wordpress.com

30 Mei 2015 : Hanifah Dien F http://handifi-library.blogspot.com

31 Mei 2015 : Afifah Mazaya http://theladybooks.blogspot.com

1 Juni 2015 : Martina Sugondo (Nana) http://glasses-and-tea.blogspot.com

2 Juni 2015 : Ariansyah http://ariansyahabo.blogspot.com

[Blog Tour Marry now, Sorry Later] Review Buku





Judul Buku                          : MARRY NOW, SORRY LATER
Pengarang                          : CHRISTIAN SIMAMORA
Penerbit                             : TWIGORA
Harga Jual                          : Rp 77.700
Isbn/Ean                             : 978-602-70362-2-2
Bulan/Tahun Terbit           : MEI 2015
Panjang x Lebar                 : 13 x 19 cm
Jumlah Halaman                : x + 438 hlm
Genre                                 : Contemporary Romance
Kategori                             : Novel Dewasa
 

Sinopsis

"BERSEDIAKAH SAUDARA MENGASIHI
DAN MENGHORMATI ISTRI SAUDARA SEPANJANG HIDUP?"

Sejak awal Jao Lee sudah tahu, Reina tak mencintainya. Namun, menikah dengan putri satu-satunya direktur Hardiansyah Electronics itu memberi ilusi cukup bahwa Jao memilikinya. Salah besar. Reina justru melakukan sesuatu yang tak pernah Jao duga selama ini: kabur sebelum acara resepsi dimulai.

"ADAKAH SAUDARI MERESMIKAN PERKAWINAN INI
SUNGGUH DENGAN IKHLAS HATI?"

Setelah enam bulan bersembunyi, akhirnya Jao berhasil menemukan Reina. Seperti dugaannya, suaminya itu memaksanya pulang bersama ke Jakarta. Memangnya apa yang dia harapkan? Semacam membuka lembaran baru dan hidup bersama sebagai suami-istri sungguhan?

"SAYA BERJANJI SETIA KEPADANYA DALAM UNTUNG DAN MALANG,
DAN SAYA MAU MENCINTAI DAN MENGHORMATINYA
SEUMUR HIDUP."

Ini cerita cinta tentang dua orang yang tak saling cinta, tapi bertahan untuk tetap bersama. Sampai kapan mereka akan terus berusaha? Perlukah mereka jatuh cinta dulu supaya bisa bahagia?


Selamat jatuh cinta,

CHRISTIAN SIMAMORA


Review

Reina yang sedang bekerja di sebuah panti asuhan di Bali tiba-tiba dikejutkan oleh kedatangan seorang laki-laki yang mencarinya. Laki-laki yang tidak lain dan tidak bukan adalah suami yang ditinggalkannya sebelum resepsi pernikahan mereka.


Reina berpikir bisa bersembunyi dari Jao Lee, suaminya tersebut. Tetapi sebuah foto kecil di surat kabar sudah cukup bagi Jao untuk menemukan istrinya yang telah menghilang selama enam bulan. Jao berniat untuk membawa Reina pulang ke Jakarta dan memulai kehidupan mereka sebagai suami istri. Tetapi Reina tidak sanggup berpura-pura menjalani pernikahan yang sama sekali tanpa cinta dan hanya terjadi karena sebuah pemerasan.

Jao Lee sama sekali tidak mencari cinta. Belajar dari pengalaman pahit ayahnya yang ditinggalkan ibunya demi lelaki lain membuat Jao jeri akan cinta. Tetapi bukan berarti Jao tidak menyukai perempuan! Dengan ketampanan dan kekayaannya ia gonta-ganti pacar semudah mengganti bajunya. Hingga Jao bertemu Reina.

Reina mendapati bahwa perusahaan yang diwariskan Papa kepadanya ternyata dibelit hutang yang begitu banyak. Salah satu hutang terbesar adalah kepada Jao Lee. Dengan nekat Reina mendatangi Jao meminta perpanjangan waktu pembayaran. Awalnya Jao menolak, tetapi kemudian ia berubah pikiran dan mengajukan syarat. Satu malam bersama Reina!

Hubungan satu malam inilah yang kemudian mempengaruhi kehidupan keduanya.

Jao menginginkan Reina. Reina membenci Jao.

Jao mendapatkan kemenangannya dengan menikahi Reina. Reina mendapatkan kepuasan dengan meninggalkan Jao sebelum resepsi pernikahan mereka, membuat Jao dipermalukan di depan tamu-tamu undangan pesta mereka.

Tetapi ketika mereka berdua kembali bersama, kehidupan yang bagaimanakah yang harus mereka jalani?

“... apapun yang terjadi, jangan berikan hatimu sepenuhnya kepada perempuan. Karena mereka itu bukan manusia seperti kita.” (hal 98)

Yang pertama kali menarik perhatian saya akan buku ini adalah kovernya. Kovernya terasa seksi dan warna kover yang menyala membuat saya langsung terpikat. Kemudian saya membaca blurb dibagian belakang buku, dan inilah yang membuat saya memutuskan mengajukan diri menjadi salah satu host yang mengadakan Blog Tour Marry Now, Sorry Later.

Marriage of convenience merupakan salah satu plot favorit saya. Ditambah dengan ide cerita yang berdasarkan dongeng Beauty and The Beast membuat saya tidak sabar untuk segera menggenggam buku ini di tangan.Bayangkan saja kebahagian saya saat terpilih menjadi host blog tour buku ini :)

Dan buku ini tidak mengecewakan saya. Jao Lee yang tidak percaya cinta malah membuat saya jatuh cinta.

Buku ini dibagi menjadi dua bagian yang disebut sebagai ‘Debar Pertama’ dan ‘Debar Kedua’. Setiap ‘Debar’ dimulai dengan penggalan cerita Beauty and The Beast karya Jeanne-Marie Leprince de Beaumont.

Alur cerita berupa maju mundur dimana cerita dimulai dari masa sekarang dan kemudian pembaca dibawa kembali ke masa lalu dimana awal permasalahan bermulai. Perpindahan alur ditulis dengan mulus sehingga membuat kita semakin menikmati cerita ini.
 “Treat her like a person, then a princess, then a greek goddess, then a person again.” (hal 189)

Jao Lee merupakan tokoh yang paling terasa perubahannya disini. Di awal cerita ia digambarkan sebagai sosok yang angkuh, sombong, tidak menghargai wanita. Tetapi perasaan cinta kepada Reina membuat ia berubah. Ia bahkan mau bersusah payah mencari cara untuk menjadi boyfriend yang sempurna buat Reina. Adegan Jao menggoogle dan mencatat cara menjadi boyfriend yang baik itu bikin saya gemes ;)

Pada awalnya Reina membuat saya bersimpati kepadanya. Kematian papanya tidak hanya membuat Reina ditinggal seorang diri didunia, ia juga dijauhi oleh teman-teman sosialitanya yang menganggap Reina tidak pantas lagi dijadikan teman setelah ia jatuh miskin. Tapi di situasi yang seperti ini Reina malah menemukan teman-teman sejati. Memang tidak sekelas dengan Reina, tetapi mereka istimewa dengan caranya sendiri. Teman-teman inilah yang kemudian menopang Reina saat ia jatuh dan mendukungnya untuk bangkit kembali. Ini adalah bagian dari cerita Reina yang saya suka.

Bagian yang kurang saya suka, keras kepalanya Reina. Bahkan disaat Jao sudah menunjukkan dengan segala cara rasa cintanya kepada Reina, ia tetap memutuskan untuk berpisah dengan Jao. Tapi yah, namanya juga perempuan. Lain di mulut lain di hati...

Secara keseluruhan buku ini enak dibaca dengan bahasa yang luwes dan humor yang bertebaran disana-sini. Sangat sangat rekomen untuk dikoleksi :)

Dan tidak lupa, foto si bibir merah. A special smile for you Jao Lee :)


Nantikan giveaway Blog Tour Marry Now, Sorry Later yang akan saya tayangkan sekitar jam 13.00 nanti ya :)

Sambil menunggu postingan giveaway silakan dibaca wawancara saya dengan Christian Simamora disini.

Dan bagi yang belum ikutan giveaway di blog-blog yang juga mengadakan blog tour Marry Now, Sorry Later silakan kunjungi mereka disini. Ikutin semua giveaway-nya ya biar kesempatan menang makin besar :)



20 Mei 2015 : Luckty Giyan Sukarno  http://luckty.wordpress.com

21 Mei 2015 : Nurina Widiani http://kendengpanali.blogspot.com

22 Mei 2015 : Sri Sulistyowati/Peri Hutan http://www.kubikelromance.com

23 Mei 2015 : Stefanie Sugia http://www.thebookielooker.com

24 Mei 2015 : Oky Septya http://www.okydanbuku.com

25 Mei 2015 : Destinugrainy http://destybacabuku.wordpress.com

26 Mei 2015 : Dhyn Hanarun http://dhynhanarun.blogspot.com

27 Mei 2015 : Ira Elvira http://www.irasbooks.blogspot.com

28 Mei 2015 : Rizky Mirgawati http://rizkymirgawati.blogspot.com

29 Mei 2015 : Aya Murning http://www.murniaya.wordpress.com

30 Mei 2015 : Hanifah Dien F http://handifi-library.blogspot.com

31 Mei 2015 : Afifah Mazaya http://theladybooks.blogspot.com

1 Juni 2015 : Martina Sugondo (Nana) http://glasses-and-tea.blogspot.com

2 Juni 2015 : Ariansyah http://ariansyahabo.blogspot.com

[Blog Tour Marry Now, Sorry Later] Interview With Christian Simamora




Akhirnyaaa... sampai juga giliran saya menjadi host Blog Tour Marry Now, Sorry Later yang merupakan hasil karya terbaru Christian Simamora.

Jujur deh, saya udah nggak sabar banget menanti giliran biar bisa fangirling ama Jao. Hehehehe...

Tapi Jao mesti nunggu giliran dulu nih, kali ini saya akan fokus kepada pencipta Jao (dan Reina) yang sangat produktif yaitu Bang Christian Simamora.

Mungkin yang ngikutin Blog Tour Marry Now Sorry Later ini udah pada hapal biodata Bang Ino yang selalu diselipkan di setiap postingan wawancara. Nah, saya juga nggak bakalan ketinggalan biar nanti pas kamu-kamu semua ketemu ama Bang Ino pada nggak lupa ngasih hadiah ulang tahun atau  mentraktir secangkir coklat panas :)

So, here we go!

Penulis berzodiak Gemini, kelahiran 9 Juni 1983. Menyukai hot chocolate dan parfum beraroma manis. Kalau tidak sedang menulis, dia menghabiskan waktu senggang dengan membaca, browsing, atau menonton serial televisi kesukaan.   

#jboyfriend yang sudah terbit: Pillow Talk (Jo), Good Fight (Jet), With You (Jere), All You Can Eat (Jandro), Guilty Pleasure (Julien), Come On Over (Jermaine), dan As Seen On TV (Javi).

Marry Now, Sorry Later (Jao) adalah novelnya yang keempat belas.

Fanpage : www.facebook.com/ChristianSimamoraAuthor
Twitter: @09061983


Dan inilah hasil wawancara saya:

Saya pernah baca kalau awalnya Abang menulis novel young adult dan kemudian berpindah ke adult romance. Kenapa Abang memutuskan untuk pindah sasaran pembaca?

Keputusan itu Abang buat ketika Abang sudah bekerja. Lebih ke kesadaran diri aja, sesulit apa pun itu, di saat kamu merasa sulit connect dengan dunia yang diwakili pembacamu, ya kamu terpaksa harus pindah haluan. Dan contemporary romance adalah rumah yang paling cocok bagi tulisan Abang karena toh masih berada di payung serupa dengan buku-buku Abang sebelumnya: romance.

Seri Jboyfriend apakah memang sudah direncanakan dari awal? Darimana ide nama-nama tersebut Abang dapatkan dan kira-kira akan ada berapa  buku untuk seri ini?


#jboyfriend memang sudah dikonsepkan sejak Pillow Talk, tapi baru diumumkan ketika buku Good Fight rilis. Dan karena konsep serial ini terbuka (nggak selalu berhubungan erat satu sama lain apalagi punya efek sebab-akibat ke buku selanjutnya seperti novel family saga), Abang nggak merasa ada tekanan berarti. Pembaca juga nggak harus dibebani dengan keharusan membaca dari buku pertama. Start from any book, suka-suka aja. Jadi, bisa dibilang konsep #jboyfriend win-win bagi kedua belah pihak.

Khusus nama untuk karakter #jboyfriend, jauh-jauh hari Abang sudah buat tabungan nama. Jadi kapan pun Abang akan memulai novel baru, tinggal ambil dari daftar itu saja. Nah, kalau karakter cewek, itu lain lagi masalahnya. Nama karakter cewek dibuat dengan menyesuaikan backstory dan kepribadiannya. Bagian memilih-milih nama cewek ini bisa dibilang lumayan lama prosesnya.
Seperti yang tadi dijelaskan, seri #jboyfriend ini konsepnya terbuka. Seandainya Abang berhenti sementara dan baru mulai lagi dua tahun kemudian, pembaca tetap bisa menikmati ceritanya. Jadi, Abang nggak pernah membuat batasan jumlah buku untuk seri ini.

Cover buku Marry Now, Sorry Later terlihat berbeda dibanding buku-buku Abang sebelumnya. Bisa ceritakan sedikit mengenai cover buku ini dan siapa yang mendesign-nya?


Desainernya adalah Anissa Dwi Anindhika. She’s also a good friend of mine. Karena tema buku #jboyfriend kedelapan ini adalah pernikahan, rasanya nggak cocok membuat tampilan sampulnya hanya cowok doang—seperti yang sudah-sudah. Tema besar sampulnya harus tentang pasangan.

Draf pertamanya nggak terlalu sreg, tapi Abang merasa Aneesy (panggilan akrabnya) sudah mulai mendekati yang Abang inginkan. Kami brainstorming lagi dan sejumlah draf cover pun muncul dari situ. Ada novel bergambar pasangan berpakaian pengantin lengkap juga, auranya anggun gitu, tapi nggak terpilih. Para pembaca menyukai atmosfer seksi di cover yang kemudian terpilih jadi wajah buku Marry Now, Sorry Later. 


(Iyaaaa... saya naksir banget ama covernya Bang! Seksi abis tapi nggak terkesan vulgar...)



Saya baca di bagian ‘Seven Things About Marry Now, Sorry Later’, buku ini ditulis berdasarkan dongeng Beauty and The Beast. Ini penggambarannya lebih ke sifat kedua tokoh utama ya Bang? Karena secara fisik kan mereka cantik dan ganteng :)

Tema besar Beauty and the Beast adalah tentang unconditional love. Dan yang namanya terinspirasi kan nggak mengambil semua elemen dongeng secara keseluruhan. Penulis yang bijaksana harus pintar-pintar mengambil esensi sesuai dengan visi cerita yang dia bayangkan di kepala. Jadi, kalau dibilang mengambil sifat tokoh utama, ya nggak juga. Karena baik versi Disney maupun yang asli (ditulis dalam bahasa Perancis), tokoh Beauty digambarkan sebagai karakter yang helpless. Sementara Reina kan kebalikannya. Dan banyaknya interaksi Reina dengan dunia luar membuat teori negatif tentang Beauty and the Beast merupakan kasus Stockholm Syndrome jadi nggak relevan untuk Marry Now, Sorry Later.

(Nah, yang pernah nanya-nanya ini udah tahu jawabannya kan :))


Oh ya, dibandingkan dengan novel lokal lainnya novel-novel yang Abang tulis cukup terbuka dalam penggambaran adegan intimnya (walaupun novel terjemahan banyak yang lebih ‘hot’ lagi), apa nggak takut diprotes bang? :)

Diprotes siapa dulu, Ira?

Satu, sejak buku pertama #jboyfriend, sudah ada peringatan bahwa ini adalah novel dewasa. Jadi idealnya, pembaca remaja bukan target buku-buku Abang ini.

Dua, sejak Pillow Talk, Abang mem-branding diri sebagai penulis novel dewasa. Jadi, saat membaca nama Abang di sampul pun, pembaca sudah punya bayangan dan ekspektasi dengan apa yang akan dia baca.

Tiga, sampul juga sudah dibuat menyesuaikan dengan pembaca dewasa. Ambil contoh sampul Marry Now, Sorry Later deh. Konsep pasangan di sampul saja sudah bertolak belakang dengan prinsip genre teenlit.

Empat, ini buku kedelapan lho, For God’s sake. Kalau masih ada yang kaget karena elemen seksi di buku Abang justru malah ketahuan dianya yang kudet ya. :)

So, no. Adegan seksi sudah lama bukan bagian dari kekhawatiran Abang sebagai penulis.


Nah, itulah sesi tanya jawab saya dengan Bang Christian Simamora. semoga jawaban-jawaban Bang Ino ini bisa menjawab keingintahuan pembaca mengenai buku ini :)

Setelah ini bakal ada postingan Review Novel Marry Now, Sorry Later dan disusul dengan postingan Giveaway.

Sementara menunggu postingan ini, kenapa nggak kunjungi aja blog-blog dibawah ini yang juga mengadakan giveaway untuk Blog Tour Marry Now, Sorry Later. Kalau diikuti semua kesempatan menang bakal lebih besar lho :)


20 Mei 2015 : Luckty Giyan Sukarno  http://luckty.wordpress.com

21 Mei 2015 : Nurina Widiani http://kendengpanali.blogspot.com

22 Mei 2015 : Sri Sulistyowati/Peri Hutan http://www.kubikelromance.com

23 Mei 2015 : Stefanie Sugia http://www.thebookielooker.com

24 Mei 2015 : Oky Septya http://www.okydanbuku.com

25 Mei 2015 : Destinugrainy http://destybacabuku.wordpress.com

26 Mei 2015 : Dhyn Hanarun http://dhynhanarun.blogspot.com

27 Mei 2015 : Ira Elvira http://www.irasbooks.blogspot.com (You're here!)

28 Mei 2015 : Rizky Mirgawati http://rizkymirgawati.blogspot.com

29 Mei 2015 : Aya Murning http://www.murniaya.wordpress.com

30 Mei 2015 : Hanifah Dien F http://handifi-library.blogspot.com

31 Mei 2015 : Afifah Mazaya http://theladybooks.blogspot.com

1 Juni 2015 : Martina Sugondo (Nana) http://glasses-and-tea.blogspot.com

2 Juni 2015 : Ariansyah http://ariansyahabo.blogspot.com