Showing posts with label action. Show all posts
Showing posts with label action. Show all posts

Saturday, May 7, 2016

The Defense by Steve Cavanagh





Judul                     : The Defense
Pengarang             : Steve Cavanagh
Seri                       : Eddy Flynn #1
Penerbit                : Flatiron Books
ISBN                     : B016I8G61Y

Tahun                    : 2015
Halaman                : 320
Rating                   : 4 of 5 stars



The truth has no place in a courtroom. The truth doesn't matter in a trial.

The only thing that matters is what the prosecution can prove.

Eddie Flynn used to be a con artist. Then he became a lawyer. Turned out the two weren't that different.

It's been over a year since Eddie vowed never to set foot in a courtroom again. But now he doesn't have a choice. Olek Volchek, the infamous head of the Russian mafia in New York, has strapped a bomb to Eddie's back and kidnapped his ten-year-old daughter Amy.

Eddie only has 48 hours to defend Volchek in an impossible murder trial - and win - if wants to save his daughter.

Under the scrutiny of the media and the FBI, Eddie must use his razor-sharp wit and every con-artist trick in the book to defend his 'client' and ensure Amy's safety. With the timer on his back ticking away, can Eddie convince the jury of the impossible?

Lose this case and he loses everything.




Eddy Flynn adalah seorang pengacara yang sedang mengalami krisis. Sejak kasus terakhirnya yang kacau setahun yang lalu, Eddy sama sekali belum menapakkan kaki ke gedung pengadilan. Ia bahkan terpuruk menjadi seorang alkoholik yang kemudian diusir dari rumahnya. Memikirkan akan kehilangan putrinya yang membuat Eddy kembali sadar dan mengikuti konseling untuk menyembuhkan kecanduannya akan alkohol.

Friday, December 18, 2015

Bourne Identity (Identitas Bourne) by Robert Ludlum



Judul         : Bourne Identity (Identitas Bourne)
Pengarang  : Robert Ludlum
Penerbit     : Gramedia Pustaka Utama
Tahun         : 2002
ISBN         : 0979686984
Halaman    : 511
Rating        : 4 of 5 stars


Sinopsis

Memorinya hilang. Ia hanya tahu ia diangkat dari Laut Mediterania, tubuhnya penuh lubang peluru. Ada beberapa petunjuk. Microfilm yang ditanam di balik kulit pinggulnya. Bukti bedah plastik yang mengubah wajahnya. Inisial J.B. dan serangkaian angka pada negatif film yang membawanya ke rekening bank di Swiss, harta kekayaan sebesar empat juta dolar, dan akhirnya sebuah nama: Jason Bourne.

Tapi ia diincar untuk dibunuh, terjebak dalam teka-teki membingungkan, berlari menembus lapisan-lapisan masa lalunya yang terkubur dalam dunia konspirator mematikan dipimpin oleh Carlos, pembunuh bayaran paling berbahaya di dunia. Tidak ada orang yang bisa membantu Jason Bourne, kecuali wanita yang dulu berusaha melarikan diri darinya.


Review

Di tengah laut Mediterania yang sedang bergelombang tinggi seorang laki-laki ditembak di kepala dan jatuh ke laut. Ia ditemukan oleh kapal nelayan yang membawanya ke seorang dokter pemabuk, satu-satunya dokter di pulau terpencil itu. Butuh waktu bagi sang dokter untuk menghilangkan efek alkohol sebelum ia bisa mengoperasi si pasien. Sebagai bonus, ia menemukan sebuah mikrofilm yang ditanamkan di kulit lengan si pasien, berisikan info sebuah rekening bank di Swiss.

Butuh berbulan-bulan sampai fisik si pasien kembali sehat. Tetapi tidak begitu dengan ingatannya. Trauma hebat karena luka tembakan membuat si pasien kehilangan ingatannya.

Ketika dirasa siap si pasien berangkat menuju Swiss, satu-satunya tempat yang bisa menunjukkan siapa dirinya. Sesampainya disana ia mendapati orang-orang memanggilnya Jason Bourne.

Nama yang terasa asing bagi si pasien itu sendiri.

Belum cukup waktu mencerna informasi ini, Bourne ditembaki setelah mengakses dan mentransfer isi rekening yang berisi empat juta dolar. Tubuhnya bergerak otomatis, memperlihatkan keahlian yang butuh waktu bertahun-tahun untuk menguasainya.

Ketika Bourne semakin terpojok ia akhirnya menyandera Marie St. Claire, ahli ekonomi yang bekerja untuk pemerintah Kanada. Hubungan penyandera dan sandera ini kemudian berubah ketika Bourne menyelamatkan Marie dari takdir yang menjijikkan dan mematikan.

Marie pun menjadi sandaran Bourne. Yang menemaninya saat ia lelah dan putus asa. Pendukung setia yang membantunya mencari tahu siapa Jason Bourne sebenarnya. 

Ada banyak informasi yang harus dicerna Bourne. Apa itu Delta, Medusa? Siapa Cain dan Carlos? Dan yang paling utama apa hubungannya dengan Treadstone Seventy-One?

Membaca novel Bourne Identity ini ribet. Tetapi ribet yang mengasyikkan. Intriknya banyak dan informasi diberikan sepotong demi sepotong, membuat pembaca seperti keledai yang disodori wortel di depan matanya. Rasa tergapai tapi tak pernah sampai.

Kalau ditanya generasi sekarang mungkin tidak banyak yang tahu Perang Vietnam. Mereka lebih familiar dentang Perang Irak/Afganistan. Dan walaupun perang Vietnam sudah selesai sebelum saya lahir, tapi berkat Rambo yang punya sequel sampe empat itu saya cukup familiar. Perang yang menjadi mimpi buruk bagi Amerika dan sekutunya.

Di sebuah desa di tepian sungai negara inilah Delta terlahir.

Siapa itu Delta? Seorang prajurit yang istri dan anak-anaknya tewas oleh serangan bom yang diluncurkan pesawat tak dikenal. Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas pengeboman ini.

Duka membuat si prajurit menggila. Ia bergabung dengan Medusa, kumpulan prajurit bayaran yang terkenal akan kekejamannya. Di Medusa ini ia mendapatkan kode nama Delta.

Delta untuk Medusa!

Kemudian perang berakhir, Medusa tercerai dan Delta mengambang tanpa tujuan. Hingga pemerintah Amerika merekrutnya dan memberikan tujuan baru.

Cain untuk Carlos!

Ada dua plot yang diberikan buku ini, keduanya saling terkait dan juga berdiri sendiri. Yang pertama adalah Carlos the jackal dan yang kedua adalah Treadstone Seventy-One.

Carlos the jackal atau Ilich Ramirez Sanchez merupakan legenda di benua Eropa. Pembunuh bayaran yang tak pernah terlihat sehingga tak diketahui rupanya. Dengan pasukan orang tuanya Carlos membangun kerajaan sendiri, menerima pekerjaan-pekerjaan yang bisa menghancurkan dan menceraikan sebuah bangsa.

Lalu Cain datang menantang.

Si pembunuh dari Asia ini berniat melebarkan sayapnya ke Eropa. Cara apa yang paling ampuh untuk mendapatkan ketenaran selain menantang jackal di kandangnya sendiri?

Plot Treadstone Seventy-One sedikit lebih sederhana. Treadstone adalah tempat Jason Bourne bekerja. Hanya sedikit manusia dimuka bumi ini yang tahu tentang Treadstone. Tetapi sekali terkuak kematian menghampiri tempat itu. Dan Jason Bourne dituduh sebagai dalangnya. Perintah kematian Bourne diturunkan.

Tidak hanya dikejar oleh Carlos, sekarang Bourne pun mesti menghindari maut yang dikirim oleh Treadstone.

Ada simpati yang menyeruak saat membaca pencarian jati diri Jason Bourne ini. Sekelumit info yang didapatnya kadang membawa harapan, tetapi lebih sering menghancurkan. Momen di mana Bourne kehilangan keyakinan sungguh mengharukan. Tetapi ia juga seorang manusia yang fleksibel dan bila keadaan menuntut bisa menjadi sangat kejam. Membunuh atau dibunuh.  

Saya sangat menyukai Marie St. Claire. Ketakutan yang dirasakannya saat diculik Bourne terasa sangat nyata. Tetapi ia kemudian mendapati dibalik sikap kasar Bourne ada belas kasihan. Dan pandangan Marie terhadap Jason Bourne berubah seketika saat ia diselamatkan dari mimpi buruk berupa pemerkosaan dan  kematian.

Hubungan antara Bourne dan Marie ini terasa manis dan sedikit sedih. Untunglah Marie wanita yang kuat untuk menopang Bourne yang terkadang putus asa dengan keadaannya. Marie segarang induk macan yang berusaha melindungi anaknya.

Plotnya melompat-lompat dari Carlos ke Treadstone lalu balik ke Carlos lagi dan seterusnya. Untungnya lompatan ini tersusun dengan baik sehingga sampai ke tengah cerita kita bisa melihat jalinan benang penghubung keduanya.

Nah, setelah ngomong bukunya sekarang mari kita bahas filmnya. 

Seperti bukunya film Jason Bourne juga berupa trilogi. Dan seperti film-film yang diadaptasi dari buku ada perubahan cerita yang terjadi. Dalam kasus Jason Bourne ada BANYAK perubahan pada filmnya. Jadi antara buku dan filmnya seolah dua cerita yang berbeda.

Film Bourne Identity hanya mengambil satu bagian plot saja dari bukunya, yaitu bagian Treadstone. Mungkin kalau diambil kedua plot filmnya bakal lebih panjang dari film India. 

Dari plot Treadstone masih banyak tokoh dan peristiwa yang diganti dan juga penambahan tokoh yang tidak ada di buku.. Jadi kalo diperhatikan bener, kesamaan antara buku dan filmnya hanya nama tokoh (bahkan nama belakang Marie diganti!) dan plot amnesia. Belum lagi karakter Marie yang saya suka malah dibikin lembek di film ini. Huh!

Kalau dibilang kecewa, iya sih saya kecewa ama perbedaan yang begitu mencolok antara buku dan film. Dibilang puas, iya saya puas juga ama filmnya karena yang main yayang saya Matt Damon (dia bagus sekali memerankan Bourne) dan filmnya dikemas dengan action terus menerus dan cukup menegangkan. 

Jadi setelah membaca trilogi Jason Bourne dan menonton ketiga filmnya bisa disimpulkan kalau saya cukup beruntung karena menikmati enam kisah  Jason Bourne yang berbeda-beda. Hahaha...

Sepertinya review ini harus saya hentikan disini, sudah kepanjangan banget. Bentar lagi mau lanjut ngereview Bourne Supremacy yang sudah berbulan-bulan hanya berupa draft yang masih jauh dari selesai. Dan untuk diketahui saja antara buku dan filmnya Bourne Supremacy berbeda 100%!

Saturday, February 21, 2015

Texas Vigilante by Bill Crider




Judul                     : Texas Vigilante
Pengarang           : Bill Crider
Penerbit               : Brash Books
Tahun                   : 2014 (first published 1999)
ISBN                     : 9781941298268
Halaman              : 304
Source                  : netgalley.com
Rating                  : 3 of 5 stars


Sinopsis

A prison wagon is on its way to Huntsville when one of the prisoners, ruthless killer Angel Ware, engineers a bold escape. Now free, and blaming his sister Sue for his arrest, Angel and a gang of three other escaped murderers track her and her family down to Ellie’s ranch. Angel and his gang mount a bloody attack and take Sue’s young child with them. There’s a posse on its way, but Ellie Taine isn’t going to wait. She saddles her horse and loads her guns, prepared to enforce the only justice she can rely on...her own.

“As clean and sharp as a fine Bowie knife. Crider’s prose slices through conventions and expectations,” –Booklist


Review

Empat orang narapidana melarikan diri dari penjara dalam perjalanan menuju Fisher Plantation dimana seharusnya mereka bekerja sebagai bagian dari hukuman mereka. Empat orang sipir yang mengawal mereka mati dibunuh.

Angel Wade, psikopat berwajah malaikat, secara tidak resmi diangkat sebagai pemimpin para penjahat kambuhan yang kabur ini. Yang tidak diketahui ketiga rekannya adalah Angel bertekad membalas dendam kepada adik perempuan dan suaminya yang menyerahkan Angel ke Texas Ranger sehingga ia akhirnya masuk penjara.

Yang tidak diketahui oleh Angel adalah bahwa adik dan iparnya, Sue dan Lane, serta putri mereka Laurie telah pindah secara diam-diam ke kota kecil Blanco dan Lane bekerja sebagai mandor di peternakan Miss Ellie Taine, perempuan yang mengguncang Blanco setahun yang lalu.

Ellie Taine hanya ingin hidup tenang dan damai, melupakan peristiwa berdarah setahun yang lalu dan mengurus peternakan yang diwariskan kepadanya. Kedatangan Lane sekeluarga sangat membantu Ellie. Kehadiran si kecil Laurie juga mengisi kekosongan hidupnya yang tidak memiliki suami dan anak.

Jadi ketika Angel memutuskan menculik Laurie untuk membalas dendam kepada Sue dan Lane, Ellie akhirnya kembali mengeluarkan senapannya dan mulai berburu.


Ebook ini saya dapatkan dari netgalley, langsung tertarik saat melihat cover bukunya yang berkesan ‘tough girl’. Sebelum mulai membaca buku ini saya melihat-lihat beberapa reviewnya dulu di goodreads. Kebanyakan menyarankan untuk membaca Outrage at Blanco terlebih dahulu sebelum membaca buku ini. Tapi karena buku ini sudah ditangan dan hendak dibaca, saya putuskan mengabaikan saran tersebut.

Dan setelah membaca buku ini bisa saya katakan bahwa saran tersebut memang benar. Sepanjang membaca buku ini saya dibuat penasaran dengan peristiwa yang terjadi setahun yang lalu. Secara garis besar saya tahu apa yang terjadi, suami Ellie Taine dibunuh dan ia sendiri diperkosa oleh tiga orang perampok bank. Ellie kemudian memutuskan membalas dendam dan menghapus keberadaan ketiga orang tersebut.

Nah balik ke cerita ini. Sejak peristiwa setahun yang lalu nama Ellie Taine menjadi sangat dihormati di Blanco. Ia diminta menduduki jabatan sherif menggantikan sherif lama yang mati terbunuh. Tetapi yang diinginkan Ellie hanyalah hidup tenang sambil mengurus peternakannya. Penculikan Lauri membuat Ellie kembali turun tangan memburu Angel dan gengnya.

Di buku ini kita dipertemukan dengan Ellie yang telah berpengalaman. Dengan perlahan-lahan ia mengejar gerombolan Angel, dibantu oleh Brody, Texas Ranger yang juga merupakan saudara lelaki Lane.

Saya suka dengan betapa besarnya kepercayaan orang-orang Blanco kepada kemampuan Ellie. Perempuan ini tidak bisa diajak main-main. Bukannya takut menghadapi Angel yang punya reputasi buruk, malah mereka merasa kasihan karena Angel harus berhadapan dengan Ellie.


“Anybody who messed with Ellie Taine was making a bis mistake. You could ask those fellas that robbed the bank about that, except that you’d have to dig’em up to ask, and that wouldn’t work because they were just too damn dead to answer.”

Buku ini cukup memuaskan kerinduan membaca dunia barat jaman dahulu di mana koboi masih berkeliaran dan hukum belum terlalu jinak.

Sunday, December 25, 2011

The Girl Who Kicked The Hornet's Nest (Millenium #3) by Stieg Larsson



My rating: 4 of 5 stars

hmmm, dibuku 1 dikasih mengenai pembunuhan berantai, di buku mengenai sex trafficking and pencarian Lisbeth buat balas dendam ke bapaknya, di buku tiga dikasih mengenai konspirasi pemerintahan. emang bervariasi tema cerita yang diberi Stieg Larsson ke pembacanya. Mantap banget..

Buku ke3 diawali dengan Lisbeth yang dibawa kerumah sakit setelah mengalami luka tembakan di pinggul, bahu dan kepala. Setelah bekerja keras, dokter berhasil mengeluarkan peluru dari kepala Lisbeth. Saat ia sadarkan diri kembali  Lisbeth tidak mengalami gangguan fungsi tubuhnya dan ingatannya masih tetap bagus. Selama dirumah sakit Lisbeth diasingkan dan dijaga 24 jam penuh.

Mikael yang khawatir akan nasib Lisbeth kemudian meminta adiknya Annika untuk menjadi pengacara Lisbeth. Selama diasingkan Lisbeth sama sekali tidak diperbolehkan memiliki komputer atau telepon atau peralatan yang bisa menghubungkannya dengan dunia luar. Mikael kemudian menyelundupkan komputer kecil untuk Lisbeth karena keahlian Lisbeth sebagai hacker sangat dibutuhkan oleh Mikael dalam mencari data yang bisa meringankan Lisbeth dipengadilan nantinya.

Sebagian besar buku 3 ini diisi dengan Mikael yang berusaha membongkar organisasi rahasia dalam pemerintahan dan kepolisian yang menyebabkan Lisbeth dimasukkan kedalam rumah sakit jiwa pada umur 12 tahun.

Sidang pengadilan Lisbeth, yang tujuan utama jaksa adalah memasukkan Lisbeth kembali kerumah sakit jiwa, baru dimulai setelah hampir ¾ cerita. Jalannya sidang sangat bagus digambarkan, apalagi waktu Annika ‘membantai’ dokter jiwa Lisbeth yang emang dari dulu pengen memasukkan Lisbeth kembali dibawah pengawasannya di rumah sakit jiwa.

Sayang sekali bagian tentang sidang ini sangat sedikit, padahal saya paling suka membaca adegan pertempuran diruang sidang. Mengingatkan kembali akan novel2 John Grisham yang bikin greget karena suasana ruang sidangnya. 


Setelah membaca trilogi Millenium ini rasanya sudah tidak ada lagi yang bisa dikatakan. kata "Memikat" saja tidak cukup mewakili bagusnya buku ini.











Wednesday, December 21, 2011

The Girl Who Played With Fire (Millenium #2) by Stieg Larsson



My rating : 4 of 5 stars


Setelah membaca buku satu (The Girl With The Dragon Tattoo) saya berpikir bahwa dibuku kedua ini Lisbeth dan Mikael akan kembali bekerjasama mengungkap kasus-kasus pembunuhan atau lainnya, seperti lazimnya cerita-cerita detektif lainnya.

Ternyata perkiraan saya salah. Pada buku ini Stieg Larson memfokuskan kepada kehidupan pribadi Lisbeth yang telah diuraikan sedikit dibuku satu. Apa sebab ia dimasukkan ke rumah sakit jiwa, latar belakang keluarganya, bahkan Camilla yang dibuku satu disebut sabagai saudara Lisbeth ternyata adalah kembarannya. Surprise...!! Ada 2 Lisbeth!

Cerita dimulai hampir 2 tahun kemudian dengan Lisbeth yang sedang bersantai di Grenada setelah kabur karena patah hati melihat Mikael dan Erika Berger. Dalam masa tersebut ia telah melakukan operasi payudara (karena payudaranya tidak berkembang sehingga ukurannya lebih kecil dari ukuran normal) menggunakan uang dari rekening Wennerstroms di Cayman  yang dicurinya (sekitar beberapa milyar kronor!); berlibur ke Roma, Hongkong, Thailand dan berpindah-pindah pulau di Karibbia.

Di Grenada, selain bersantai, Lisbeth yang sedang terpesona dengan matematika sibuk berusaha memecahkan berbagai persamaan yang pernah ada tanpa berusaha mencontek jawaban dari buku teksnya (wajib ditiru nih :p )

Ketika kembali ke Swedia Lisbeth mulai mencari apartemen yang lebih luas dari apartemen lamanya, dan menyewakan apartemen tersebut kepada temannya (juga kekasih?) Miriam Wu. Setelah menunda-nunda sekian lama sembari menyakinkan diri bahwa ia tidak punya perasaan apa-apa lagi terhadap Mikael, Lisbeth kembali aktif memantau komputer Mikael yang telah dihacknya.

Dari sana ia mengetahui bahwa Mikael ternyata sedang bekerjasama dengan Dag Svensson dan kekasihnya Mia Johansson  untuk mengungkap kasus sex trafficking yang sangat banyak terjadi di Swedia. Dag dan Mia telah lama mengkaji mengenai kasus ini dan mereka telah menemukan banyak sumber, mulai dari para korban, pelaku dan pelanggan dan bermaksud mengekspos berita ini. Mereka juga menemukan bahwa bos besar yang menjalankan usaha ini bernama Zala.

Hal ini mengejutkan Lisbeth, karena satu2nya Zala yang dikenal Lisbeth adalah ayahnya, Alexander Zalachenko, mata-mata Rusia yang kabur ke Swedia, dan juga menyebab Lisbeth dimasukkan kedalam rumah sakit jiwa.

Sementara itu Bjurman, Guardian Lisbeth yang semakin terobsesi untuk menyingkirkan Lisbeth membongkar semua data yang ada mengenai gadis tersebut. Dan ketika ia menemukan bahwa Alexander Zalachenko adalah ayah Lisbeth, dan sangat bernafsu untuk membunuh Lisbeth, ia langsung menghubungi Zala.

Kasus semakin memuncak ketika Dag, Mia dan Bjurman ditemukan tewas dalam jarak waktu beberapa jam, dan disenjata yang digunakan untuk membunuh terdapat sidik jari Lisbeth. Ketika diketahui bahwa Lisbeth juga pernah dimasukkan kerumah sakit jiwa, edaran darurat langsung disiarkan secara nasional untuk waspada terhadap Lisbeth yang sudah dilabeli sebagai pembunuh dan tidak stabil secara kejiwaan.

Mikael yang tidak percaya Lisbeth melakukan pembunuhan tersebut kemudian mengabdikan dirinya berusaha memecahkan kasus tersebut. Berulangkali ia berusaha menghubungi Lisbeth, tapi selalu gagal. Kemudian ia ingat bahwa Lisbeth dapat memantau komputernya darimana saja dan ia mulai meninggalkan pesan-pesan untuk Lisbeth di laptopnya. Dan sesuai dugaan, Lisbeth membalasnya.

Berdasarkan petunjuk-petunjuk yang ditinggalkan Lisbeth, Mikael berhasil mengetahui mengenai masa lalu Lisbeth. Ternyata ayahnya, Zalachenko, merupakan orang yang kejam dan sering menyiksa ibunya. Pada umur 12 tahun Lisbeth tidak sanggup lagi melihat ibunya disiksa dengan kejam dan membuat rencana untuk menyingkirkan ayahnya. Pada saat Zalachenko mengunjungi ibunya (si bapak ini pulang setiap beberapa bulan) Lisbeth menghampiri ayahnya yang sedang didalam mobil dan melemparkan bom molotov kedalam mobil ayahnya tersebut. Kejadian ini menyebabkan salah satu kaki Zalachenko harus diamputasi dan sebagian wajahnya rusak. Sedangkan ibunya yang disiksa oleh si ayah mengalami pendarahan otak dan tidak pernah normal sesudahnya.

Karena Zalachenko banyak memberikan rahasia Rusia kepada Swedia, pemerintah menganggap kalau kasus pembakaran ini sampai ke pengadilan Zalachenko akan membongkar rahasia pemerintah Swedia itu sendiri. Oleh karena itu Lisbeth dinyatakan sakit jiwa dan dikurung dirumah sakit jiwa. Pada umur 15 tahun ia keluar dan diasuh oleh Palmgren, pengacaranya.

Cerita diakhiri dengan Mikael yang menemukan Lisbeth dirumah pertanian dengan peluru bersarang di pinggul, bahu dan kepalanya..

Walaupun rasanya ga sepuas buku 1 (makanya bintangnya turun satu :p ) tetap aja buku ini memikat untuk dibaca.

Tapiiiiiiii ada sedikit yang mengganggu saya dibuku ini. Masih masalah romancenya..

Kalo dibuku satu saya dibikin sebel ama Mikael yang nidurin perempuan sana sini, punya affair dengan Erika yang sudah menikah dan tidak berniat memutuskan affair ini sampai 20 tahun kedepan, dibuku ini saya dibikin sebel ama Lisbeth.

Ga tau deh ya apa pandangan mengenai sex di Eropa emang lebih bebas dari benua manapun di bumi ini, Lisbeth yang berpaling kepada Miriam Wu bikin saya agak ilfil. Dan untunglah adegan sex di buku ini bisa dibilang hampir  tidak ada (kalo dibandingkan dengan novel romance), selain ciuman dan isyarat mau pindah ke tempat tidur. Kalo ga... ughhh.. mungkin brenti baca...

Walau bagaimanapun, saya masih berharap Mikael bakal sadar dan baikan lagi dengan Lisbeth (doa dari pencinta romance sejati MySpace )

Monday, December 19, 2011

The Girl With The Dragon Tattoo (Millenium #1) by Stieg Larsson



my rating : 5 of 5 stars


Ini buku paling kompplit yang pernah saya baca. ada intrik keluarga yang sangat minta ampun banget, pembunuhan berantai, bahkan sampai menumbangkan mafia keuangan. 

Cerita bermula dari Mikael Blomkvist, jurnalis yang dinyatakan bersalah oleh pengadilan karena telah mempublikasikan berita palsu mengenai salah satu pebisnis Swedia, Hans-Erik Wennerstorm. Blomkvist dikenakan 3 bulan kurungan dan denda 150.000 kronor. Untuk menyelamatkan majalahnya, Millenium, Mikael dinyatakan dipecat oleh dewan direksinya.

Pada saat itulah datang tawaran dari Henrik Vanger, seorang pengusaha, untuk membuat biografi keluarganya. Tujuan utama Henrik menyewa Mikael adalah untuk memberikan sudut pandang baru bagi kasus lenyapnya keponakan Henrik, Harriet Vanger.

Selama 38 tahun Henrik terobsesi dengan lenyapnya Harriet. Ia yakin Harriet dibunuh, dan yang membunuh adalah salah satu anggota keluarganya.

Pada awalnya Mikael pesimis dengan kasus ini. Tetapi Hendrik tetap ngotot, minimal Mikael bisa menyelesaikan otobiografi keluarganya. Satu-satunya alasan Mikael menerima pekerjaan ini adalah saat Henrik menyatakan bahwa ia memiliki bukti2 yang bisa menyeret Wennerstorm ke pengadilan.

Penyelidikan Mikael kemudian membawanya kedalam konflik kelam keluarga Vanger. Kedekatan beberapa anggota keluarga dengan Nazi, kebencian terhadap Yahudi, persaingan memperebutkan kekuasaan dalam perusahaan dan kekerasan rumah tangga mewarnai hubungan antar personal dalam keluarga Vanger.

Berbekal nama dan kode dari buku harian Harriet, yang sampai saat itu tidak dapat dipecahkan oleh polisi, Mikael kemudian bekerja sama dengan Lisbeth Salanger. Lisbeth cewek anti sosial yang menyatakan dirinya sebagai hacker terbaik di Swedia dan sudah keluar masuk bangsal psikiatri sejak berusia 12 tahun.


Dari hasil analisa para psikiater Lisbeth dinyatakan introverted, socially unhibited, lacking in emphaty, ego fixated, psychopathic and asocial behaviour, difficulty in cooperating dan incapable of assimilating learning.
sejak saat itu Lisbeth diperintahkan oleh pengadilan untuk berada dibawah kendali seorang Guardian, yang mengontrol aspek sosial dan keuangan Lisbeth. tapi untungnya, Guardian pertama Lisbeth adalah pengacaranya yang menganggap Lisbeth sebagai anaknya sendiri. Lisbeth dibebaskan untu menjalani hidupnya dan memiliki akses penuh ke rekeningnya.

Hal ini berubah saat guardiannya tersebut terkena pendarahan otak. Penjagaan Lisbeth dipindahkan kepada Bjurman, seorang pengacara. ia mengambil alih keuangan lisbeth sehingga setiap menginginkan sesuatu Lisbeth harus meminta kepada Bjurman. melihat catatan medis Lisbeth, Bjurman menganggap Lisbeth sebagai korban yang bisa dilecehkannya. pada saat Lisbeth meminta uang untuk mengganti laptopnya yang rusak, Lisbeth dipaksa melakukan oral sex.

Hal ini jelas membuat Lisbeth murka. ia adalah jenis orang yang kalau disakiti satu kali pasti akan membalas 10x lipat. Lisbeth memikirkan segala cara untuk membunuh Bjurman. mulai dari bom, racun sampai penembakan. Tapi kemudian ia memutuskan untuk memvideokan perbuatan Bjurman, walaupun itu berarti ia harus membiarkan Bjurman melakukan hal itu lagi kepadanya. tapi Lisbeth salah perhitungan. Bjurman meminta Lisbeth datang kerumahnya untuk mengambil cek bulanannya. dan disana ia mengikat dan memperkosa Lisbeth selama 2 hari. setelah menyembuhkan dirinya, beberapa hari kemudian Lisbeth menyerbu Bjurman dengan bersenjatakan taser. ia kemudian mengancam akan menyebar video perbuatan Bjurman kalau tidak menuruti semua permintaan Lisbeth yaitu mengembalikan kuasanya terhadap rekeningnya, membuat laporan bulanan yang bagus tentang Lisbeth dan memulai usaha melepaskan Lisbeth dari kendali Guardian. dendan Bjurman terhadap Lisbeth inilah yang akan mendasari buku 2 nantinya.


kembali ke cerita, kode dibuku harian Lisbeth secara tidak sengaja dipecahkan oleh anak Mikael yang sedang rajin menekuni ilmu agama. Ternyata kode-kode tersebut merujuk kepada ayat-ayat tertentu pada kitab tentang hukuman dan penyucian. Hal ini kemudian membawa mereka kepada beberapa pembunuhan yang terjadi selama 1947 – 1966 yang dianggap sebagai pembunuhan acak.

Penemuan ini membuat mereka terkejut. Bagaimana bisa Harriet Vanger yang pada saat menghilang (1966) baru berumur 16 tahun bisa menemukan hubungan dari pembunuhan2 tersebut? Dan itu membawa mereka pada kecurigaan bahwa pembunuh tersebut adalah salah satu anggota keluarga Vanger..

Setelah menyelesaikan kasus Vanger ini, Mikael kemudian meminta bahan2 yang bisa menyeret Wennerstrom ke pengadilan. Ternyata bahan2 tersebut tidak cukup untuk dibawa kepengadilan. Lisbeth yang tertarik kepada Mikael kemudian membantunya dengan memberikan data hard disk komputer Wennerstorm yang telah di hack-nya.

Cerita diakhiri dengan Lisbeth, si anti sosial yang baru pertama kali jatuh cinta, melihat Mikael dengan Erika Berger (kolega dan occasional lover-nya Mikael) berjalan dengan mesra menuju apartemen Mikael.

Walaupun butuh waktu lebih lama dari biasa untuk menyelesaikan buku ini, tetapi buku ini membawa kepuasan tersendiri bagi saya. Rasanya sudah lama sekali tidak membaca thriller yang menegangkan seperti ini. Ini ga masuk novel2 romance yang mengambil latar belakang pembunuhan, politik atau lain sebagainya.

Sejak novel romance merajalela, sedikit sekali novel2 thriller yang diterbitkan dan diterjemahkan di negeri ini. Saya ga komplain soal banyaknya novel romance diterbitkan ya (bagaimanapun saya penggemar berat romance), tetapi berkurangnya jenis novel lain yang saya sayangkan. Bahkan novel2 James Patterson pun sekarang sudah jarang diterbitkan, kalaupun ada paling yang berjenis young adult...

romance dibuku ini dikiiiiiitt banget, paling cuma 3-5% dari isi buku lah. sebenarnya ga bisa dibilang romance juga sih, lebih tepat dibilang bobo bareng2. hehehehe...

upss, btw buku ini sudah diangkat dilayar lebar dan mulai ditayangkan 20 desember 2011. yaaayyyy... wajib nonton nih!