Showing posts with label iJakarta. Show all posts
Showing posts with label iJakarta. Show all posts

Sunday, February 28, 2016

Once A Ferarra Wife (Kekasih Hati Ferarra) by Sarah Morgan




Judul          : Once A Ferarra Wife (Kekasih Hati Ferarra)
Seri            : Ferarra Series #1
Pengarang  : Sarah Morgan
Penerbit     : Gramedia Pustaka Utama
Tahun         : 2015
ISBN          : 9786020315881
Halaman     : 248
Rating        : 4 of 5 stars



Peristiwa sedih dua tahun lalu membuat Laurel Ferrara lari dari kehidupannya sebagai istri anggota keluarga terpandang Sisilia, Cristiano Ferrara. Namun saat ini di sinilah ia berada, berdiri di landasan bandara Sisilia, bersiap merasakan kesedihan itu lagi.

Namun ketika melihat Cristiano, pertahanan diri Laurel runtuh. Serbuan rasa pedih, benci, sekaligus cinta menyerbunya. Bagaimanapun, Cristiano masih suaminya yang tampan, cerdas, dan sangat mencintainya.

Hanya saja, Laurel belum sanggup melupakan peristiwa menyedihkan itu, ketika Cristiano menolak berada di sampingnya…

Tuesday, February 23, 2016

Blue Vino by K. Fischer





Judul            : Blue Vino
Pengarang   : K. Fischer
Penerbit      : Gramedia Pustaka Utama
Tahun          : 2013
ISBN           : 9789792280197
Halaman     : 328
Rating         : 3 of 5 stars




Mereka terdiam.
Tanpa kata, namun bukan tanpa makna.
Ketika cinta menebarkan mantranya, sebuah senyum mampu membuka seluruh bulir rasa
.

Langenlois. Wilayah perkebunan anggur di selatan Austria itu menjadi tempat Roz menyembuhkan luka hati karena dikhianati rekan kerjanya.

Di tengah deretan pohon anggur serta penduduk pedesaan yang ramah dan menyenangkan, Roz berharap bisa menata lagi kehidupan pribadinya yang terlupakan demi ambisinya berkarier.

Bjorn Baum dan Dagny Kerulaner adalah dua pria yang membuat Roz menemukan sisi lain dirinya. Tapi tak disangka oleh Roz, satu dari dua pria tersebut melakukan hal keji yang nyaris membuat Roz melakukan kesalahan terbesar dalam hidupnya.





Rosalia alias Roz memutuskan untuk cuti kerja selama tiga minggu setelah proyek yang dikerjakan dengan susah payah diserobot oleh sesama rekan kerjanya, Hubert. Parahnya lagi bos sudah termakan kata-kata rekannya tersebut. Tujuan ia cuti adalah untuk membalas Hubert, karena ia tahu Hubert tidak akan bisa menangani proyek itu tanpa Roz. Apalagi setelah enam tahun bekerja, baru ini pertama kali Roz mengambil cuti.

Setelah sempat berbingung-bingung ria akhirnya Roz memutuskan ikut sekretarisnya, Lisa, yang hendak pulang ke Hennerhof, penginapan sekaligus perkebunan anggur milik keluarga Lisa. Di penginapan ini Roz bertemu Bjorn, cowok charming yang memikat Roz dengan wajah tampan dan senyum manisnya. Selain itu, di batas tanah Hennerhof Roz juga bertemu Dagny, si brewokan yang membuat Roz ngeri dalam hati. 

Baru saja hendak menikmati liburannya dalam pesona Bjorn, Roz mendapati Lisa sedang stres karena Hennerhof terancam bangkrut. Dan seperti julukannya Miss Fix It, Roz turun tangan mencari cara agar Lisa dan ibunya tidak kehilangan rumah dan kebun anggur mereka.


Denting Lara merupakan buku pertama K. Fischer yang saya baca. Saya sangat menyukainya dan cukup bersemangat untuk membaca karya-karyanya yang lain. 

Blue Vino ini cukup menarik untuk diikuti. Bersetting di Austria, di salah satu daerah penghasil wine mereka yaitu Langenlois. Tepatnya di Hennerhof, sebuah perkebunan anggur yang sudah berusia ratusan tahun dengan sejarah panjang kebangsawanan keluarga Henner.

Penginapan dengan bangunan bergaya barok digambarkan dengan detail oleh penulis, lengkap dengan tangga marmer dan besi pinggiran berwarna emasnya. Detail merupakan hal yang sangat penting dalam membangun imajinasi pembaca. Biasanya saya lebih sering mengkritik sebuah buku karena detail yang minim.

Untuk buku ini bisa dibilang kita kebanjiran informasi. Dimulai dari perjalanan liburan Roz dimana ia melihat pemandangan di pinggir jalan. Penggambaran mengenai sapi-sapi di pinggir jalan itu sedikit berlebihan. Lalu ada lagi detail tangga marmer penginapan dan juga logo sebuah restoran yang muncul sekali di buku ini. Bagi saya, ini kelemahan yang saya temukan di buku ini.

Satu hal yang tidak ketinggalan, sapi. Kumnpulan sapi merumput. Kumpulan sapi duduk. Kumpulan sapi merumput dan duduk. Menariknya, selalu ada satu sapi yang berdiri, ketika kerumunan sapi lain duduk melingkar. Seperti sedang duduk rapat dan mendengarkan penjelasan dari sapi yang berdiri. atau sapi yang berdiri sekadar menampung kritik dari sapi-sapi yang lainnya, kalau rumput mereka hari itu tidak begitu enak rasanya. Corak dan warna mereka juga tidak kalah menariknya. Sapi cokelat, sapi cokelat totol putih, sapi putih berflek cokelat, sapi hitam dengan flek lebar-lebar putih, sapi putih bertotol-totol hitam dan sapi cokelat hitam putih.
Selain percintaan, buku ini juga di bumbui dengan sedikit intrik bisnis dan kehidupan di sebuah perkebunan anggur.

Ngomong-ngomong tentang settingan perkebunan anggur, saya teringat dengan filmnya Keanu Reeve, A Walk In The Cloud. Film ini merupakan salah satu film paling romantis yang pernah saya tonton. Adegan Keanu dan heroin film ini menghangatkan pohon-pohon anggur yang tiba-tiba dilanda suhu dingin sangat romantis. Belum lagi keriangan memanen anggur, yang juga terdapat di buku turut membuat saya ingin melakukannya. Sayang, tidak ada adegan ritual menginjak-injak anggur di buku ini.

Kisah cinta Roz berlangsung kilat. Dalam beberapa hari ia sudah terpikat dengan Bjorn. Tanpa mencari tahu tentang latar belakang Bjor, Roz menceburkan dirinya dalam hubungan singkat yang kemudian membuatnya merasa ditipu dan dipermalukan. Walaupun begitu hubungan Roz - Bjorn dalam waktu singkat itu digambarkan dengan cukup intens hingga tidak terlalu terasa sebagai sebuah instalove.

Menurut saya tidak ada kisah cinta segitiga disini, walau mungkin penulis meniatkan begitu. Karena setelah dengan Bjorn, Roz membal ke Dagny. In a matter of days! :(

Dan walaupun dimulai dengan awalan yang buruk antara Roz dn Dagny, Dagny ternyata sama menawannya dengan Bjorn terutama setelah brewokannya hilang. Tetapi bukti-bukti menunjukkan Dagny terlibat dalam masalah Hennerhof yang hendak dijual demi menutupi hutang mereka.

Bisakan Roz mempercayai Dagny setelah kepercayaannya dirusak Bjorn?

Silakan baca buku ini untuk mengetahuinya.


Wednesday, January 20, 2016

Jodoh Untuk Naina by Nima Mumtaz




Judul                : Jodoh Untuk Naina
Pengarang       : Nima Mumtaz
Penerbit          : ElexMedia
ISBN               : 9786020263489
Tahun              : 2015
Halaman         : 254
Rating             : 3.5 of 5 stars



Jodoh untuk Naina, Abah yang pilih. Naina ikhlas.
Tapi, kenapa Abah pilih dia?
Dia yang punya masa lalu kelam.
Dia yang pernah diarak keliling kampung karena berzina.
Dia yang tidak sempurna.
Mengapa Abah begitu yakin dia mampu menjadi imam Naina?
Bagaimana Naina harus menjalani kehidupan rumah tangga bersama pria yang tidak dia sukai, bahkan sebelum akad nikah?
Apakah dia adalah jodoh untuk Naina?





Naina hanya hidup berdua dengan ayahnya. Kakak perempuan dan abangnya sudah menikah dan tinggal dengan keluarga masing-masing. Naina yang baru berusia awal dua puluhan ini sangat menyayangi ayahnya. Apalagi sejak Ummi-nya meninggal, Naina yang mengurus keperluan rumahnya. 

Jadi, Naina tidak siap ketika Abah mengabarkan ada yang ingin melamar Naina. Kalau Naina menikah bagaimana dengan Abah nanti? Siapa yang akan mengurusi Abah?

Monday, January 11, 2016

Friends Don't Kiss by Syafrina Siregar



Judul          : Friends Don't Kiss
Pengarang : Syafrina Siregar
Penerbit    : Gramedia Pustaka Utama
Tahun        : 2014
ISBN         : 9786020310787
Halaman   : 208
Rating       : 2 of 5 stars




Bagi Mia Ramsy, menyusui adalah salah satu ekspresi cinta terbesar seorang ibu bagi anaknya. Tapi bagi Ryan Subagyo, setiap mendengar kata “menyusui”, yang muncul di benaknya hanyalah bayangan payudara wanita.

Namun, kegigihan Mia memperjuangkan hak setiap bayi untuk mendapatkan ASI eksklusif lewat Indonesian Breastfeeding Mothers—organisasi nirlaba tempat gadis itu mengabdi—justru semakin membuat Ryan jatuh cinta padanya.

Ryan semakin yakin Mia berbeda dari gadis-gadis yang selama ini ia temui. Kekayaan, kesuksesan, dan ketampanannya memang membuat Ryan dikejar banyak gadis, tetapi belum ada yang mampu menggetarkan hatinya. Hanya Mia yang mampu membuat Ryan untuk pertama kalinya memikirkan pernikahan.

Namun, apakah lamaran Ryan akan diterima jika gadis itu mengetahui siapa Ryan Subagyo sebenarnya?




Mia Ramsy, gadis mungil berambut pendek, adalah seorang konselor laktasi di sebuah organisasi nirlaba IBM - Indonesian Breastfeeding Mothers - yang mensosialisasikan kepada ibu hamil/baru melahirkan perlunya ASI eksklusif hingga bayi berumur enam bulan. Kemudian dilanjutkan dengan Makanan Pendamping ASI hingga bayi berumur dua tahun.

Sunday, January 10, 2016

Night Fever (Pikat Asmara) by Diana Palmer




Judul          : Night Fever (Pikat Asmara)
Pengarang  : Diana Palmer
Penerbit     : Gramedia Pustaka Utama
Tahun         : 2015
ISBN          : 9786020314952
Halaman     : 480
Rating        : 3 of 5 stars



 Cinta sejati atau keadilan yang membabi buta?
Hanya dia yang bisa memutuskan.

Rekan kerja, kenalan, dan para mantan kekasih mengenal Rourke Kilpatrick sebagai jaksa yang tegas dan tanpa kompromi. Ia tidak pernah meminta maaf jika terpaksa sampai menyakiti hati orang atau membengkokkan peraturan demi menuntut penjahat. Karena itulah Rourke orang pertama yang ditelepon dan dimintai saran oleh Rebecca Cullen, ketika adik gadis itu ditangkap dengan dakwaan palsu mengenai kepemilikan narkotika.

Herannya, Rourke menanggapi dan memperlihatkan simpati yang sama sekali berbeda dari reputasinya, sehingga Rebecca jatuh cinta. Sanggupkah Rebecca menembus pertahanan hati Rourke? Ataukah Rourke hanya memanfaatkan gadis itu demi menyelidiki suatu kasus? Beranikah Rebecca memercayai pria yang bisa menghancurkan keluarganya... juga hatinya?





Sudah bertahun-tahun Becky Cullan menghidupi keluarganya. Semenjak ibunya meninggal saat Becky berumur 16 tahun dan ayahnya pergi begitu saja. Hanya kadang-kadang datang meminta uang untuk berjudi atau membayar hutang. Sejak masih di bangku sekolah Becky sudah bekerja agar tersedia makanan di meja dan membiayai sekolah kedua adiknya Clay dan Mack, dan membeli obat-obatan untuk kakeknya yang menderita penyakit jantung. Selain itu ia juga bekerja di ladang agar bisa memenuhi kebutuhan mereka sekeluarga.

Sekarang Becky sudah berumur 24 tahun dan bekerja sebagai seorang asisten du sebuah biro jasa hukum. Diantara kerja kantor dan mengurus rumah Becky sama sekali tidak punya waktu luang untuk bersosialisasi, apalagi berkencan. Kadang Becky merasa lelah dengan semua tanggung jawab itu tetapi tidak mungkin ia menelantarkan keluarga yang dicintainya.