Friday, October 28, 2011

Love Drunk Cowboy by Carolyn Brown

Love Drunk Cowboy (Spikes & Spurs, #1)

My rating: 3 of 5 stars


terlahir dari keluarga yang lebih mementingkan karir daripada urusan rumah tangga, Austin Lanier dididik untuk menjadi wanita karir. ia bekerja di dealer mobil yang dimiliki kakek dan neneknya dimana ibu dan bibinya juga bekerja. selain itu, salah satu bibinya juga merupakan seorang hakim.
bahkan saking memikirkan karir, awalnya ibu Austin menolak untuk memiliki anak. dan setelah berkompromi dengan suaminya yang menginginkan anak, akhirnya lahirlah Austin.

tapi kemudian nenek dari pihak ayahnya meninggal dan mewariskan perkebunan melon kepada Austin.
karena hubungan ibu dan neneknya yang kurang baik (si nenek menuduh ibu Austin memaksa anaknya, ayah Austin, untuk tinggal dikota besar dan menolak mengurus perkebunan Melon mereka) membuat Austin jarang mengunjungi neneknya.
awalnya ia berniat untuk menjual perkebunan tersebut dan kembali melanjutkan hidupnya dikota besar. tetapi pertemuannya dengan Rye O'Donnel, koboy sexy yang awalnya dikiranya adalah pacar neneknya, memebuat Austin ragu untuk kembali ke kehidupannya yang lama.

keputusan itu semakin kuat setelah ia bertemu dengan teman-teman neneknya yang selalu berkumpul setiap jumat siang. ditempat inilah semua gosip berputar dan rahasia terbongkar.

awalnya niat ini ditentang oleh seluruh keluarga Austin. tetapi setelah melihat bawah selain jatuh cinta pada peternakan, Austin juga jatuh cinta pada Rye dan kota kecil itu, barulah ibu, nenek dan para bibi Austin merestuinya.





The School for Brides by Cheryl Ann Smith

The School for Brides

My rating: 4 of 5 stars


setelah beberapa minggu jenuh membaca, buku ini membuatku segar kembali :)

yang bikin gemes dibuku ini bukan Nicholas, sang duke yang arogan, ini sih biasa. tapi Miss Evangeline Winfield yang tiap deketan ama si duke bilang bencilah, dia jadi victim lah, tapi tiap habis dicium Nicholas malah dia yang jadi agresif. halah...halah..halah.. MySpace





Tuesday, October 18, 2011

The Taming by Jude Deveraux

The Taming (Peregrine, #1)
My rating: 4 of 5 stars


suka banget ama Liana, geram ama Rogan dan terkagum2 pada para simpanan Rogan yang dinamai Sunday, Monday, Tuesday, Wednesday, Thursday, Friday dan Saturday (sesuai hari mereka ditiduri), yang bikin Liana langsung menyulut tempat tidur Rogan dengan obor MySpace



paling terkakak waktu baca Liana ngasih tau Rogan CS kalo makanan mereka udah diludahi ama juru masaknya yang minta ampun jorok MySpace



above all, suka ama karakter Liana yang tegas dan tanpa ampun, langsung mengusir para "days" dari kastil bahkan bersedia menampung anak2 haram Rogan yang seabreg2 banyaknya (bisa bikin kampung sendiri kalo ditambah dengan saudara2 luar nikah Rogan, hasil peninggalan ayahnya) MySpace



selain itu dia juga bisa merubah Rogan yang jorok, tukang selingkuh dan chauvinist menjadi suami yang mencintai Liana seutuhnya sehingga bersedia menempuh mara bahaya untuk menyelamatkan Liana dari penculikan musuh keluarganya MySpace



ini medieval pertama yang saya baca, suasananya agak beda dengan Season 1800 yang sopan dan beradab. tapi tetap menyenangkan kok bacanya :)






Thursday, October 13, 2011

Unsticky by Sarra Manning

Unsticky

My rating: 4 of 5 stars


Menjadi simpanan laki2 kaya untuk bayar hutang?

Inilah yang terjadi pada Grace, asisten fashion editor yang memiliki penghasilan 14rb poundsterling pertahun yang hanya mencukupi biaya sewa rumah, transport dan makan. Grace yang gila belanja kemudian menggunakan kartu kreditnya untuk membeli barang2 mewah. Hal ini sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kesenangan berbelanja, lebih kepada Grace yang memiliki rasa rendah diri yang dipicu dari perceraian orangtuanya sehingga dengan membeli barang2 mewah ia baru merasa dirinya berarti.

Cerita dimulai saat Grace diputuskan oleh Liam, pacarnya, pada hari ulangtahunnya. Grace yang tidak terima kemudian marah2 yang menyebabkan Liam tersulut juga kemarahannya sehingga sampai menendang tas Marc Jacob, perancang kesayangan Grace. Saat menangis itulah ia kemudian bertemu dengan Vaughn yang kemudian membawa Grace ke klub pribadinya dan mentraktirnya makan dan nmium. Pertemuan awal ini membawa kesan yang mendalam bagi keduanya.

Beberapa hari kemudian Grace menerima paket berisi tas Marc Jacob yang menjadi saksi putus cintanya disertai kartu ucapan dari Vaughn. Setelah menimbang2 akhirnya Grace memutuskan mentraktir Vaughn makan sebagai balasan, dan kebetulan karena mereka akan berada di New York pada waktu yang sama maka Grace berniat mentraktirnya disana.

Kencan makan malam ini diakhiri dengan ciuman yang memabukkan Grace sehingga ia siap untuk melangkah lebih jauh, tetapi Vaughn menolaknya. Setelah beberapa minggu putus kontak, Vaughn kembali menghubungi Grace dan mengajukan proposal untuk menjadikan Grace sebagai mistressnya. Dan hubungan ini dilengkapi juga dengan surat kontrak selama 6 bulan. Ckckckc...

Setelah berpikir panjang (& menimbang2 hutangnya) akhirnya Grace setuju menjadi mistress Vaughn. Selain itu Grace juga berpikir dengan menjadi mistress sikapnya bisa menjadi lebih sophisticated dan bisa lebih dihargai oleh orang lain. Tapi sikap Vaugh yang kadang panas kadang dingin bikin Grace yang memang sudah tertarik kepada Vaugh sejak awal mulai jatuh cinta sama “boss”nya. Sedangkan Vaughn yang terbiasa bersikap resmi dengan mistressnya (a.k.a kalo butuh tolong siap-siap, kalo lagi ga butuh harap menghilang) terseret kedalam kehidupan Grace yang sangaaaat penuh drama MySpace.

Dimulai dari bosnya Kiki, yang sejak awal pengen mecat Grace tapi ga punya alasan yang tepat sehingga satu2nya jalan yang bisa dilakukan Kiki adalah memberikan pekerjaan yang kadang ga sesuai dengan posisinya sebagai asisten fashion editor, terus rekan2 sekerjanya yang sering menganggap enteng Grace sehingga sering juga disuruh beli belanjaan, sampai sahabatnya Lily yang akan menikah dengan Dan, cowok yang sangat tidak disukai Grace.

Semua drama ini kemudian berpuncak dengan tersebarnya berita Grace menjadi simpanan laki2 kaya dan membuat Lily membencinya. Kemudian Vaughn menemukan semua tagihan hutang2 Grace dan marah besar sehingga Grace berpikir Vaughn bakal meninggalkan dia. Tapi ternyata semua drama kehidupan Grace ini membuat ia menjadi lebih dekat dengan Vaughn. Dan juga menjadi alasan kenapa pada akhirnya Vaughn berniat memutuskan “kontraknya” dengan Grace.

Membaca buku ini sedikit membawa dilema. Biasaya saya membaca Heroine yang menjadi mistress karena paksaan, ancaman atau perasan dari Heronya. Grace yang memutuskan untuk menjadi simpanan Vaughn ini membuat sedikit sedih. Sedih karena bagi Grace pun sangat sulit untuk membuat keputusan tersebut. Dia dibesarkan oleh kakek neneknya yang menanamkan nilai moral tinggi pada Grace. Tapi dilain pihak, kekecewaan yang dirasakan Grace dalam hidupnya (pekerjaan, percintaan dan pertemanan yang sering gagal) membuat Grace merasa ingin sedikit merasakan kebahagiaan. Ia percaya bahwa dengan memasuki dunia Vaughn yang gemerlap, Grace bisa meninggalkan dirinya yang selalu menghadapi kegagalan.

Dan memang, setelah menjadi lebih dekat dengan Vaughn, Grace belajar banyak hal. Termasuk berusaha dan percaya kepada dirinya sendiri. Dan semua yang diajarkan Vaughn ini membuat Grace berani melangkah untuk menggapai kebahagiaan hidupnya. Dan itu berarti adalah Vaughn...
thanks to Mary yang udah recommend buku ini MySpace



Spider's Bite by Jennifer Estep

Spider's Bite (Elemental Assassin, #1)

My rating: 2 of 5 stars


Ga selesai baca buku ini. Makin lama makin tidak suka dengan Gin Blanco a.k.a Spider si pembunuh bayaran.

Tema cerita cukup menarik, mengenai salah satu kontrak kerja Gin yang berbalik membakar dirinya sendiri. Dijebak oleh sekolompok orang yang bersekongkol untuk meruntuhkan kekuasaan Mab Monroe, si ratu kejahatan yang mengusai kota Ashland. Gin ditawari kontrak sebesar 5jt dollar untuk membunuh Gordon Giles, kepala akuntan di perusahaan Halo yang dimiliki oleh Mab Monroe. Gordon dituduh mencuri uang perusahaan dan perusahaan kemudian berniat untuk menyingkirkan Gordon.

Tetapi pada saat melaksanakan misinya Gin ternyata juga diincar oleh pembunuh bayaran lain yang kemudian mengungkapkan bahwa Gin telah dijebak, dan sebenarnya Gordon bukanlah orang yang menyelewengkan uang perusahaan. Saat lolos dari usaha pembunuhan tersebut Gin kembali pulang ke restoran tempat perantara kerjanya tinggal.

Fletcher, si perantara yang juga mentornya ternyata telah mati secara mengenaskan. Gin bersumpah untuk membalas kematian Fletcher yang telah dianggapnya sebagai orangtuanya sendiri. Dan dalam pencariannya untuk membalas dendam ini Gin kemudian bekerjasama dengan Donovan Caine, polisi yang paling terkenal kejujurannya di Ashland City. Kerjasama ini diwarnai dengan daya tarik diantara mereka berdua. Tapi Caine sedikit merasa ragu karena profesi Gin sebagai assassin bertentangan dengan moralitasnya.

Sampai 85% saya baca buku ini belum ada adegan “menarik” antara Gin dan Caine kecuali ciuman panas di klub malam MySpace.
Haaaaahhhh..... salah satu alasan gw brenti baca buku ini MySpace. Wakakakakakakaka.....

Tapi alasan sebenarnya ga selesai baca buku ini karena sifat Gin yang ga ada kompromi, langsung bunuh (ga pake hajar2 dulu), bunuh duluan tanya belakangan (kapan dapat infonya!) terus juga yang merasa ga ada yang salah dengan pekerjaannya sebagai pembunuh, yang bikin gw bertanya-tanya apa bedanya Gin dengan tokoh antagonis di buku ini? Gin mencari pembunuh yang membunuh Fletcher, sedangkan si pembunuh yang sebenarnya merangkai semua drama ini dengan tujuan membunuh Mab Monroe yang telah membunuh ayahnya. Setiap orang yang menghalangi disingkirkan, begitu juga dengan Gin.

Jadi... apa beda Gin dengan si pembunuh?

Dan juga tidak ada sedikitpun humanity atau emphaty dalam diri Gin. Apalagi setelah gw intip2 buku 2 dimana Caine memutuskan untuk pindah kota dan tidak berhubungan lagi Gin. Caine dengan moralitasnya yang tinggi merasa berbenturan dengan sifat Gin yang tidak pandang bulu (walaupun di buku 2 Gin sudah pensiun jadi assassin). Hal ini dibuktikan dengan Caine yang membiarkan Gin membunuh seseorang yang menurut Caine tidak layak dibunuh, dan Caine membiarkan saja. Hal ini membuat Caine memandang ulang hubungannya dengan Gin. Apakah ia tetap menjadi manusia yang sama tanpa moralitasnya? Apakah ia masih bisa menghormati dirinya yang seperti itu?

Keputusan Caine ini disambut Gin dengan sangat buruk. Ia merasa Caine pengecut dan tidak cukup kuat menerima dirinya yang mantan pembunuh. Dan untuk itu ia memandang rendah Caine. Sedangkan gw setuju dengan keputusan Caine yang memilih untuk meninggalkan sebuah hubungan yang dapat merubah dirinya menjadi orang yang kelak akan dibencinya.

Oh ya, yang paling penting semua acara bunuh-bunuhan ini tidak akan ada kalo Gordon Giles si kepala akuntan langsung menemui Mab Monroe dan menunjukkan data2 terjadinya penyelewengan diperusahaan. Kalo berdasarkan deskripsi Mab Monroe dibuku ini, dia tidak akan segan-segan membantai semua pihak yang merugikannya. Dan hal itu bisa dilakukannya secara terang2an karena ia merupakan ratu tidak sah di kota tersebut.

Tapiiiii.. kalo hal itu dilakukan, cerita ini tidak akan ada toh??? MySpace




Thursday, September 29, 2011

Romancing The Countess by Ashley March


Romancing the Countess
My rating: 4 of 5 stars


cerita dimulai dengan kematian Ian dan Angela, sahabat dan istri Sebastian, Earl of Wriothesly. sang Earl sangat terpukul karena sepengetahuannya istrinya hendak berangkat ke rumah mereka di pedesaan. Karena kecelakaan itu ia mengetahui bahwa istri dan sahabatnya tersebut berselingkuh dan bermaksud untuk melarikan diri berdua.


dalam kedukaan dan kemarahannya, Sebastian menemui Leah, istri Ian dan sangat terkejut karena ternyata Leah sudah mengetahui perselingkuhan tersebut. Leah juga menemukan surat2 cinta Angela kepada Ian dan berniat memberikannya kepada Sebastian. Sebastian menolak menerima surat2 tersebut dan meminta Leah untuk membakarnya.


sebastian kemudian meminta Leah berjanji untuk tidak memberitahuan skandal ini kepada siapapun. Ia tidak ingin skandal ini melukai anak laki-lakinya, Henry, dan menimbulkan gosip bahwa bisa saja Henry bukan anak Sebastian.


Leah berjanji untuk menutupi rahasia ini. tapi ia juga lelah karena sebenarnya ia telah mengetahui rahasia perselingkuhan suaminya sejak setahun yang lalu, 4 bulan setelah pernikahannya dengan Ian!

Leah yang biasanya dianggap sebagai anak yang penurut dan istri yang pendiam, ingin berontak dari keadaannya. ia kemudian mengadakan pesta kecil di rumah pedesaannya selama seminggu. padahal masa berkabungnya belum selesai.

sebastian yang mendengar kabar ini kemudian menyusul dan marah besar, karena tingkah Leah dapat menimbulkan skandal dan kecurigaan society.

kedua orang yang awalnya saling tidak tahan untuk berada diruangan yang sama (karena mengingatkan kepedihan atas pengkhianatan yang mereka rasakan) kemudian mulai saling dekat satu sama lain. bersama-sama mereka berusaha untuk melupakan dan memaafkan orang2 yang telah menyakiti mereka dan kembali memberanikan diri membuka hati mereka terhadap cinta yang baru.




Yang bikin saya ga ngasih bintang 5 buat buku ini :


Miss March mengawali setiap babnya dengan penggalan2 surat cinta Angela kepada Ian. surat2 tersebut menyampaikan perasaan yang mendalam Angela kepada Ian, keresahannya saat tidak berada disisi Ian atau juga kecemburuannya kepada Leah yang statusnya sebagai istri Ian serta kejijikannya saat disentuh oleh suaminya.


serius deh, walaupun surat2 ini cuma separagraf tapi efeknya minta ampun. darah jadi mendidih saking kesalnya! MySpace


Apa sih maksud Miss March menampilkan surat2 ini? pengen menunjukkan kalo Angela dan Ian benar2 jatuh cinta, bukan hanya sekadar selingkuh biasa seperti pada HR yang umumnya kita baca? terus kalo iya emang kenapa? apa perlu kita maklumi gitu mereka selingkuh?


ibarat yang dikatakan Sebastian waktu Leah bilang kalo ke2 orang itu saling mencintai : "apa itu seharusnya membuat semuanya menjadi lebih baik?"


yang paling sebel ama Angela dan Ian ini nih, mereka sama sekali ga berusaha memperjuangkan pernikahannya. bayangin aja deh :

1. Leah dan Ian baru menikah 4 bulan saat Leah memergoki Ian dan Angela lagi bercumbu di ruangtamu dirumah mereka. 4 bulan!!!
dan itupun sepertinya mereka sudah sering make out dirumah itu, karena waktu baru nyampe rumah Leah nanyain ama butlernya suaminya ada dimana, Si butler menjawab tanpa bisa menatap wajah Leah. ini mengindikasikan para pelayan udah lama tahu soal perselingkuhan ini kan? jangan2 sebelum Ian menikah dia udah selingkuh ama Angela.


2. Sebastian dan Angela baru menikah selama 3 tahun. 1,5 tahun dipake selingkuh ama Ian. 1,5 tahun lagi dibagi dengan masa kehamilan 9 bulan, jadi total dia benar2 cinta ama Sebastian cuma 6 bulan dong! padahal waktu merit ama Sebastian juga bukan kawin paksa kok.


nah, umur pernikahan masih hitungan bulanan ini kok ya udah selingkuh aja. orang2 yang seperti ini yang mau kita bandingkan dengan surat2 cinta (sejati) tersebut. halah....halah.. MySpace

surat2 tersebut lebih pantas dituliskan oleh tokoh H/H kita daripada para adulteres tersebut!


belum lagi saat2 menyedihkan sewaktu Leah berharap perselingkuhan Ian & Angela hanya cinta sesaat, dan nantinya Ian kembali padanya.

dan juga waktu sebastian tahu mengenai perselingkuhan tersebut saat ke2 orang tersebut udah mati. kalo dia tau angela ternyata udah berhenti mencintainya "he would have done everything he could to make Angela choose him". coz sebastian bener2 cinta ama istrinya.


nah, yang diselingkuhi aja siap berjuang untuk mempertahankan rumahtangga mereka, masak yang selingkuh enak aja mau kabur keluar negeri!


p.s buat Ms. March : please revisi ulang tu buku, buang semua surat2 ga penting Angela itu. Ga ada surat itu juga ga ngaruh ama buku kok! ambil surat yang penting aja seperti surat yang menyatakan kalo Henry tu bener anak Sebastian..

^melirik keatas^ eh, kok lebih banyak review marah-marahnya daripada review suka bukunya MySpace






A Midnight Dance by Lila DiPasqua

A Midnight Dance

My rating: 3 of 5 stars


kalo menurut pengarangnya sih, ini buku based on Cinderella. tapi dimana letak miripnya saya juga kurang tau. paling yang sama cuma sepatu kacanya. itupun sepatu si heroine ga ketinggalan diistana pangeran ;D

tapi secara keseluruhan ceritanya lumayan juga. pertamakali ini baca historical romance dengan setting Prancis, pertengahan abad 16 pula. apa masuk medieval ini ya???

ceritanya mengenai Sabine Laurent, putri pemilik teather terkenal di paris, yang harus menghidupi keluarganya setelah kematian ayahnya yang dililit banyak hutang.

setelah mendengar percakapan 2 orang di pasar, ia mengetahui bahwa ke2 orang tersebut sedang mengawal berpeti2 perak dan hendak dibawa ke Paris. Laurent kemudian memutuskan untuk merampok peti2 tersebut dengan bantuan kedua sepupunya yang masih remaja.

saat menghampiri kelompok tersebut dihutan, Sabine baru mengetahui bahwa ketua kelompok tersebut adalah Jules de Moutier, putra pertama Marquis de Blainville, yang merupakan pangeran impian Sabine sewaktu remaja dulu.

tapi sekarang impian tersebut berubah menjadi kebencian, karena sejak kebangkrutannya Sabine terpaksa menjual rumahnya yang berada di dekat tanah Moutier dan kemudian dikenakan pajak yang tinggi karena tinggal sebagai tenant diwilayah tersebut. apabila pajak tidak dibayarkan Sabine dan seluruh keluarganya terpaksa masuk penjara. hal inilah yang menyebabkan Sabine bertekad merampok perak yang dibawa oleh Jules.

Jules yang tertarik dengan kecantikan Sabine tetap waspada, karena ia berambisi untuk mendapatkan kembali gelar dan kehormatan keluarganya yang dituduh sebagai pemberontak dan menyebabkan ayahnya di gantung oleh kerajaan.

perang tipu daya antara keduanya untuk mendapatkan perak ini lumayan menarik juga. Apalagi kemudian Sabine berhasil merampok perak tersebut dan membuat Jules kelabakan.

Sabine dan Jules kemudian bekerja sama setelah perak yang mereka perebutkan ternyata dirampas pihak lain. dan kebetulan pihak yang merampas ini ada hubungannya dengan masalah pengkhiatan yang dulu dituduhkan kepada ayah Jules.

walapun settingnya pertengahan abad 16, ceritanya ga jauh beda ama historical romance yang biasa kita baca (rata2 tahun 1800an). yang beda cuma ga ada Season! hehehe...

padahal kalo baca historical romance, Season ini adalah salah satu pesonanya, karena biasanya di Season inilah gosip dan skandal menyebar dengan cepat MySpace


Wednesday, September 28, 2011

A Twist in The Tale by Jeffrey Archer

A Twist in the Tale

My rating: 4 of 5 stars


paling suka cerita mengenai Mark yang ga niat kuliah, pengen hidup nyantai sambil kerja di pabrik ban mobil seperti bapaknya. tapi si bapak yang sudah berusaha keras agar anaknya mendapatkan kehidupan yang lebih baik menyuruh Mark untuk bekerja di restoran selama liburan. dari tukang cuci piring Mark naik menjadi asisten Chef. Si Chef yang melihat bakat memasak Mark kemudian pada akhir masa kerja Mark menawarkannya untuk sekolah masak di Paris. Mark harus memilih untuk hidup santai di pabrik ban atau kerja keras menjadi Chef.

cerita yang paling menyedihkan (dan bikin airmata menetes) adalah tentang seorang cowok anak pendeta yang naksir cewek imigran yang masih punya garis keturunan bangsawan Jerman. pacaran saat kuliah, kedua manusia ini kemudian dikejutkan dengan kehamilan si cewek. dengan memberanikan diri mereka menemui orang tua si cewek meminta restu untuk menikah. malam itu terakhir kalinya si cowok melihat gadis pujannya tersebut. setelah 10 tahun berlalu mereka berdua bertemu kembali saat berpapasan menyeberang jalan di Vancouver. Affair terjalin kembali, apalagi setelah si cowok mengetahui kalo anaknya masih hidup. Si cewek yang sudah menikah mengajukan tuntutan cerai kepada suaminya. Si suami menyetujui dengan syarat si anak ikut dengannya dan si ayah yang asli tidak boleh memberitahukan kebenarannya sama si anak. kebetulan si suami ini juga sangat sayang dengan anak tersebut. entah nasib yang tidak menyetujui kebersamaan mereka, si cewek kemudian meninggal dunia. si cowok yang tidak sanggup harus kembali hidup tanpa pasangan jiwanya kemudian memutuskan untuk bunuh diri.

cerita yang paling lucu mengenai pasangan suami istri guru yang tiap tahun berlibur ke luar negeri. untuk tahun tersebut memutuskan berlibur ke Turki. dengan persiapan yang matang, termasuk mempelajari adat istiada di Turki, kedua pasangan ini pergi berlibur. di Turki mereka bertemu dengan orangtua murid mereka yang kaya dan sombong. saat kedua guru ini berniat untuk mengunjungi toko karpet, dengan pongah orangtua murid ini mengajak keduanya ke toko karpet terkenal dan berniat menunjukkan cara membeli yang benar kepada kedua guru ini. karena kesombongan dan ketidaktahuan si orangtua murid ini mengenai kebiasaan di Turki, mereka membuat si penjual karpet tersinggung sehinggal menjual karpet murah dengan harga mahal ke si orangtua murid, dan menjual karpet mahal dengan harga murah kepada pasangan guru. dan hal ini hanya disebabkan karena si orangtua murid menolak tawaran minum dari si pedagang, sedangkan si guru menerimanya karena sudah tahu kalo di Turki acara tawar menawar barang pasti dimulai dengan tawaran minuman!

ada juga cerita menarik tentang perdana menteri yang terkenal antikorupsi disalah satu negara di Afrika. ahhh.. udah deh. pokoknya semua cerita pendek dibuku ini bagus semua MySpace



View all my reviews

Thursday, September 8, 2011

Once and Again by Lauren Dane

Once and Again (Petal, Georgia, #1)
My rating: 3 of 5 stars


sebenarnya mau sih ngasih buku ini bintang 4, tapi cerita yang rasanya gantung ini membuat saya memberikan bintang 3 saja. padahal jalan ceritanya bagus, tokoh ceweknya juga ga lembek, cowoknya jenis alpha yang ga segan-segan mengejar apa yang diinginkannya dan chemistry antara kedua tokoh utama juga sizzling..

tapi lagi enak-enak membaca, eh ceritanya habis begitu juga. agak shock juga sih, waktu balik halaman, ternyata udah the end aja MySpace

cerita dimulai dari kembalinya Lily ke kota asalnya karena harus mengurusi ibunya yang baru saja ditinggalkan ayahnya yang kabur dengan cewek umur 20 tahun, dan juga adiknya yang semakin nakal disekolah dan sering bolos. salah satu guru yang harus ditemui Lily supaya adiknya kembali diterima sekolah adalah Nathan Murphy, kakak sahabat baiknya dan juga mantan pacarnya.

7 tahun sebelumnya Lily dan Nathan sempat berpacaran, tetapi kemudian putus karena Lily memergoki Nathan mencium gadis lain. butuh waktu lama bagi Lily untuk melupakan Nathan, sehingga saat bertemu kembali Lily merusaha menutup hatinya dari perasaan2 yang kembali membara saat bertemu Nathan.

Nathan yang kembali bertemu Lily juga tidak bisa menghilangkan rasa tertariknya dan kembali berusaha mendapatkan Lili. apalagi dia juga merasa bersalah karena telah menyakiti Lily dan, karena ego yang tinggi, dulu menolak untuk meminta maaf.

Nathan yang ga sabaran dan Lily yang berusaha menhindar membuat plot cerita lumayan menadik. tapi yang paling menrik dari cerita ini adalah usaha Lily agar adiknya kembali rajin sekolah. sampai2 Lily mesti ngejar2 adiknya yang bolos sekolah keliling kota dan melompat pagar supaya bisa mentackle adiknya dan menyeretnya kembali ke sekolah. saking ga percaya adiknya masuk kelas, Lily juga ikut2an duduk dikelas nungguin adiknya belajar. Padahal Crish, adiknya itu udah 15 tahun lho. kebayang ga gimana malunya Crish MySpace

belum lagi bunda-nya Lily yang stress berat sehingga jadi alkoholik, terus ayahnya yang mendesak ibunya menjual rumah mereka agar uang penjualan bisa dibagi 2 dan si ayah bisa membiayai kebutuhan cewek barunya (padahal tu rumah warisan dari orangtuan si ibu!), dan juga ada Nancy, kakak Lily, yang pemalas tapi banyak nuntut. hmmm... kebeneran deh keluarga si Lily ini!

nah, bayangin aja.. lagi asyik2nya baca yang beginian tiba-tiba aja ceritanya tamat saat Nathan melamar Lily. padahal konflik antara mereka berdua belum terbangun. permasalah yang bisa membangkitkan kembali kepercayaan Lily kepada Nathan juga ga ada. yang ada hanya teman2 mereka berdua yang giat menjodohkan mereka (dan FYI, teman2 Lily semuanya adalah saudara atau ipar Nathan!)

bisa dibilang nih, ceritanya ga ada klimaksnya. jadinya kecewa deh...

Sunday, September 4, 2011

Practical Magic by Alice Hoffman

Practical Magic

My rating: 3 of 5 stars


dulu udah pernah nonton filmnya. lumayan juga sih, yang main fave-ku semua. tapi jauh lebih enak baca bukunya.

walaupun dialog di buku ini sedikit dan lebih didominasi oleh narasi, Alice hoffman pintar sekali merangkai kata-kata sehingga narasi tersebut tidak bosan dibaca.

berkisah mengenai Sally Owens dan Gillian Owens yang harus tinggal bersama ke-2 bibi mereka karena orangtuanya yang meninggal dalam kebakaran. yang tidak mereka sadari pada awalnya adalah keluarga Owens merupakan keturunan penyihir. setelah tinggal di kota tersebut barulah mereka sadar mengenai hal tersebut karena masyarakat di kota tersebut menolak untuk berada berdekatan dengan keluarga Owens.
tapi itu tidak menghalangi mereka untuk meminta bantuan kepada ke2 bibi karena ke2nya terkenal dengan ramuan cinta mereka. karena terlalu sering melihat orang2 yang mendatangi bibi mereka saat senja untuk mendapatkan jimat/ramuan/mantra untuk memikat orang yang mereka cintai (walaupun orang tersebut sudah menikah dengan oranglain) membuat Sally dan Gillian bertekad untuk tidak akan jatuh cinta.

pada usia 18 tahun Gillian melarikan diri dan bersumpah untuk tidak kembali ke kota tersebut. sedangkan Sally jatuh cinta dan menikah dengan Michael dan memiliki 2 orang anak perempuan, Antonia dan Kylie. setelah 4 tahun menikah Michael meninggal dan menyebabkan Sally menenggelamkan diri dalam kesedihan selama setahun. yang menguatkannya adalah telepon dari Gillian yang selalu datang setiap kamis malam.

setelah bangkit dari kesedihannya, Sally memutuskan untuk pindah kota, karena ia ingin anak-anaknya hidup normal. tidak seperti masa remajanya dimana ia disisihkan oleh orang2 sekota karena ketakutan mereka terhadap keluarga Owens.

setelah 18 tahun berpisah, Gillian kembali muncul didepan pintu rumah Sally dengan membawa mayat pacarnya, Jimmy, dimobilnya. tidak tahu mau pergi kemana,Gillian kembali menemui Sally, orang yang selalu mengurus dan tempatnya bergantung semasa kecil.

dengan munculnya kembali Gillian kedalam kehidupan Sally membawa banyak perubahan dalam keseharian Sally. dan semua tidak selalu merupakan perubahan yang baik. karena Gillian merupakan manusia yang egois dan hanya memikirkan dirinya sendiri.

membaca buku ini seperti mengingat kembali hubungan saya dengan saudara-saudara saya sendiri. ada canda tawanya, banyak berdebat dan bertengkarnya, tapi pada akhirnya selalu bersama dalam susah dan senang karena tidak ada yang bisa lebih dekat kepada kita daripada saudara kita sendiri :)