Thursday, April 16, 2015

One Night With Her Bachelor by Kat Latham





Judul                     : One Night With Her Bachelor
Pengarang           : Kat Latham
Penerbit               : Tule Publishing
Tahun                   : 2015
Halaman              : 154
ISBN                     : 9781942240471
Rating                  : 4 of 5 stars


Sinopsis

Bid on a date with this wounded warrior for an unforgettable night of adventure. Aim high—and bid higher!—because no one comes close to local hero Gabriel Morales.

Molly Dekker hates being the town charity case, but when her son Josh is seriously injured she has no choice. She lets her best friend organize a bachelor auction to help pay her massive bills and make Josh’s life more comfortable. She can’t bid on any of the men, but a surprise bidder gives her a gift she never expected: a date with the man who saved her son’s life—the only one she’s in danger of losing her heart to.

Former Air Force pararescueman Gabriel Morales made a career of flying to the rescue, until a tragic helicopter crash stole more than his livelihood. Being auctioned off like a slab of beef isn’t in his recovery plan. But one look, one touch and one night unlocking Molly’s pent-up passion makes him realize how badly he needs to be rescued…and how badly he wants to rescue Molly right back.

Will Molly and Gabriel’s never-quit attitude have them rushing head-first into love? Or will Gabriel’s secret pain stall their relationship before it can get off the ground?


Review

Molly Dekker dikenal sebagai perempuan yang baik dan ramah oleh-oleh orang yang mengenalnya. Saking melekatnya image tersebut tidak banyak laki-laki yang berani mendekati Molly. Padahal Molly hanyalah seorang perempuan biasa yang ingin juga dicintai dan dibutuhkan.

Ketika kebetulan bertemu kembali dengan Gabriel Morales yang membuat Molly berdebar, ia memutuskan untuk mengunjungi Gabe di pondok terpencilnya dan merayu Gabe. Lagipula Gabe bukanlah orang asing bagi Molly. Lelaki itu adalah teman dekat Scott, kakak Molly yang meninggal dalam tugas  di timur tengah setahun yang lalu. Tapi baru saja mengeluarkan jurus rayuannya (yang asli bikin ngakak) Molly mendengar berita buruk di radio mengenai anaknya, Jake.

Jake bersama dengan temannya Josh yang sedang mengikuti kemah pramuka ternyata menghilang. Dengan bantuan Gabe, akhirnya Jake bisa ditemukan. Tetapi luka yang diderita Jake ternyata sangat parah sehingga butuh waktu berbulan-bulan sehingga Jake baru bisa diizinkan keluar dari pusat rehabilitasi.

Dengan kekuatiran terhadap masa depan Jake dan keuangan yang memburuk karena biaya pengobatan Jake yang sangat besar, Molly harus berusaha bertahan dan berjuang agar tidak runtuh.


Ebook ini saya dapatkan dari Netgalley.com

Lokasi cerita masih di Marietta, Montana. Saya tidak ingat lagi sudah berapa banyak novel yang berlokasi di Marietta yang sudah saya baca. Seingat saya, novel-novel romance dari Tule Publishing emang banyak berlokasi di Marietta, dan kebanyakan bercerita mengenai para koboi.

Untuk kali ini profesi tokoh utama laki-lakinya cukup berbeda. Gabriel merupakan pilot angkatan udara yang terpaksa pensiun karena mengalami cedera parah saat berusaha menolong kakak Molly, Scott. Cacatnya ini membuat Gabe merasa tidak lagi punya masa depan, apalagi selama hidupnya ia memang hanya memiliki impian menjadi pilot.

Berdekatan kembali dengan Molly yang selama ini selalu dianggapnya sebagai seorang adik membuat Gabe berubah. Ia keluar dari masa-masa pengucilan dirinya, mengunjungi kota yang kadang membuat merasa dipandangi dengan aneh dan memperbaiki hubungan dengan ibunya.

Menurut saya Molly emang wanita yang baik. Tetapi juga tangguh. Diceraikan oleh suami yang merasa terbebani oleh anak dan istri lalu ditinggalkan oleh orangtua dan kakak dalam waktu dua tahun berturut-turut. Walaupun banyak cobaan Molly mampu mengatur kehidupannya dengan baik.

Sisi ini yang mungkin jarang dilihat oleh orang-orang sekitarnya. Orang-orang sekitarnya hanya memandang Molly sebagai seorang ibu, seorang guru, sebagai pencari nafkah dalam keluarga. Jadi ketika Molly menghadapi kesulitan keuangan, tidak banyak orang yang tahu selain teman dekatnya Lilly.

Lilly kemudian mengadakan acara lelang bujangan untuk membantu keuangan Molly. Dan pada saat itulah Molly juga sadar bahwa menerima bantuan dari orang lain itu tidak berarti ia menyerah pada keadaan. Bahwa ada  persoalan-persoalan yang terlalu besar untuk diselesaikan seorang diri.

Jalan cerita dijalin dengan begitu manis, terutama di bagian dimana diam-diam Gabe membantu Molly membuat jalan landai agar Jake dengan kursi rodanya bisa masuk kedalam rumah. Atau setiap akhir pekan Gabe akan mengisi bensin mobil Molly hingga penuh agar Molly bisa pergi mengunjungi Jake ke tempat rehabilitasi.

Gabe bukanlah jenis tokoh utama yang posesif atau kaya luar biasa hingga bisa menyelesaikan masalah-masalah Molly hanya dengan jentikan jari. Ia seorang laki-laki yang sedang terguncang dengan perubahan hidupnya, yang merasa dikekang oleh cacat yang disandangnya sehingga tidak bisa melihat masa depan yang jelas untuk dirinya sendiri.

Disinilah konflik utama cerita terjadi. Gabe merasa ia hanya akan menjadi tambahan beban dalam hidup Molly yang sudah cukup berat dengan kecelakaan yang menimpa Jake.

Tetapi seperti yang saya bilang, Molly itu perempuan tangguh. Kalau ia berani mendatangi Gabe saat belum menjadi kekasihnya, apalagi ketika ia dan Gabe sudah menjalani hubungan. Dengan melintasi salju tebal Molly menjelajah menuju pondokan Gabe yang berada di lereng gunung.

Oh ya, sedikit komentar tentang cover buku. Saya rasa ekspresi cowok di kovernya sangat tidak sesuai dengan gambaran Gabe. Gabe memang bukan tipe lelaki yang brooding atau moody seperti cowok alpha male, tapi ia juga bukan seperti cowok flirty yang dikesankan dalam cover. Gabe itu pendiam dan, seperti yang diakuinya kepada Molly, tidak pandai bermain kata.

Cowok di cover itu lebih terkesan sebagai Beau, yang saya percaya pasti akan memiliki kisah tersendiri dengan Lilly, teman Molly.

Saturday, March 7, 2015

Finally You by Dian Mariani





Judul                     : Finally You
Pengarang           : Dian Mariani
Penerbit               : Stiletto
Tahun                   : 2014
ISBN                     : 978-602-7572-28-7
Tahun                   : 2014
Halaman              : 277
Rating                  : 4 of 5 stars


Sinopsis

Luisa dan Raka, dipersatukan oleh luka.

Luisa yang patah hati setelah ditinggal Hans, memilih menghabiskan waktunya di kantor sampai malam. Bekerja tak kenal lelah. Siapa sangka, ternyata bos di kantornya juga baru putus cinta. Mereka sama-sama mencari pelarian. Mengisi waktu-waktu lengang selepas jam lembur dengan menyusuri jalan-jalan padat ibu kota. Berdua. Membagi luka dan kecewa.

Antara bertahan pada kenangan, atau membiarkan waktu yang menyembuhkan. Baik Luisa ataupun Raka membiarkan hubungan mereka berjalan apa adanya. Hubungan yang dewasa tanpa ungkapan cinta. Mungkin rasa aman dan nyaman bersama kenangan, membuat Luisa dan Raka malas menyesap rasa baru dalam hubungan mereka.

Namun, bagaimana jika seiring berjalannya waktu, Raka mulai benar-benar jatuh cinta ketika Luisa justru sedang berpikir untuk kembali kepada Hans? Ternyata bukan tentang waktu. Bukan juga tentang masa lalu. Ini tentang menemukan orang yang paling tepat untuk hidupmu.


Review

Luisa sedang patah  hati. Hans yang telah dipacarinya selama kurang lebih empat tahun memutuskan hubungan. Ketika Luisa menanyakan alasannya, Hans hanya berkata ia jenuh dengan hubungan mereka. Tetapi tak lama kemudian Luisa melihat Hans jalan bergandengan tangan dengan Gina, cewek yang sekantor dengan Gina, cewek yang sekantor dengan Hans.

Ketika pertemuan tak sengaja dengan Hans dan Gina di sebuah Mall, Luisa diselamatkan oleh Raka, bosnya. Cowok ganteng dengan pasaran tinggi ini langsung bisa membaca situasi dan mengaku sebagai pacar Luisa.

Semenjak itu hubungan keduanya mulai berkembang. Raka yang workaholic sering pulang malam sementara Luisa memutuskan menunggu jam macet selesai sebelum pulang kerumahnya. Jadwal makan Raka yang sangat tidak teratur membuat jiwa ‘keibuan’ Luisa bangkit. Ia pun membawa Raka menyusuri tempat-tempat makan kesukaannya sambil mengomeli Raka mengenai hidup sehat.

Kedua manusia ini menikmati pertemanan mereka yang mengalihkan mereka dari permasalahan pribadi masing-masing. Luisa masih berduka dengan hubungannya yang hancur, Raka juga sedang terbelit hubungan yang rumit dengan mantan pacarnya. Sama sekali tidak ada terpikir akan ada romansa diantara mereka berdua.

Tetapi Luisa yang blak-blakan dan sangat perhatian mulai menarik hati Raka. Ia yakin Luisa juga merasakan hal yang sama dengannya. Baru saja mereka berkomitmen untuk berhubungan, masa lalu Raka mengancam untuk memisahkan mereka berdua.


Buku ini merupakan pemberian dari Oky di Kumpulan Sinopsis Buku yang sangat pemurah hati. Thank you so much dear, semoga dirimu semakin banyak dilimpahi rezeki oleh Allah SWT. :)

Saya belum pernah membaca terbitan Stiletto sebelumnya, walaupun sudah lama nge-like page facebooknya. Jadi senang sekali bisa membaca salah satu buku yang diterbitkannya. Dan untuk buku yang satu ini saya benar-benar suka!

Saya suka cover bukunya yang terkesan oldies, dan paling suka kutipan di cover bukunya itu.

"Ternyata bukan tentang waktu
Bukan juga tentang masa lalu
Tetapi tentang menemukan orang yang paling tepat untuk hidupmu."



Jalan ceritanya dijalin dengan manis. Dialog-dialog yang ringan dan segar diantara Luisa dan Raka kadang membuat kita tersenyum sendiri membacanya. Ada rasa yang hangat timbul ketika membaca mengenai perkembangan hubungan kedua manusia ini.

Satu hal yang menarik perhatian saya adalah pergantian bab yang hanya ditandai oleh sebuah judul saja, tanpa ada tulisan Bab Satu, Bab 2, atau lainnya. Setiap judul menjadi inti cerita dari bab itu sendiri.

Luisa yang kadang terdengar begitu polos dan kekanak-kanakan sering membuat saya tertawa dan Raka tersedak. Pertanyaan-pertanyaan kadang tidak terduga. After-office romance mereka juga begitu manis, dan kadang makanan yang mereka santap bikin saya lapar juga :)

Luisa juga merupakan gadis yang masih kuat memegang ajaran agama dan budaya timur. Jadi ketika mengetahui kalau Raka pernah menjalani hidup bebas dengan pacar lamanya, Saskia, ia sangat terluka. Apalagi ketika Saskia memberitahunya bahwa walaupun ia dan Raka sudah lama putus hubungan, tetapi mereka masih tetap tidur bersama. Menurut Saskia, sekali lelaki pernah berhubugan seperti itu, maka ia akan meminta hal yang sama dari pacarnya sekarang. Pikiran Luisa semakin galau sangat Hans kembali rajin menghubunginya. Yang mana yang harus dipilihnya, kembali bersama Hans yang telah lama dikenalnya atau mengambil resiko terluka oleh Raka yang pernah menempuh jalan yang salah?

Satu hal yang kurang saya sukai dari Luisa adalah kebiasaannya lari dari konfrontasi. Setiap kali ia berhadapan dengan Saskia, Luisa selalu menjadi pihak yang kabur duluan. Kadang pengen melihat Luisa yang mempertahankan dirinya sendiri dengan penuh harga diri.

Saya suka Raka sejak pertama kali ia muncul. Tetapi ketika kita diperkenalkan dengan Saskia, saya memiliki perasaan yang saling bertentangan dengan Raka. Saya suka dia saat bersama Luisa, tetapi ketika bersama Saskia kelemahannya (yang diatasnamakan cinta) membuat saya marah. Cukup lama juga saya harus membaca hubungannya dengan Saskia sebelum Raka memutuskan untuk mengejar perasaannya kepada Luisa. Kesabarannya dalam menghadapi Luisa membuat saya luluh, apalagi ketika sedang menghadapi Luisa yang sering emosional.

Adegan yang paling saya suka dibuku ini adalah ketika Luisa masih mengungkit-ungkit tentang masa lalu. Jawaban Raka membuat saya pengen tepuk tangan sendiri. “Kamu lebih penting dari masa lalu kamu.”

Bisakah Luisa melihat melampaui masa lalu Raka dan menerima laki-laki itu seadanya? Silakan baca buku ini untuk mengetahuinya :)

Saturday, February 21, 2015

Texas Vigilante by Bill Crider




Judul                     : Texas Vigilante
Pengarang           : Bill Crider
Penerbit               : Brash Books
Tahun                   : 2014 (first published 1999)
ISBN                     : 9781941298268
Halaman              : 304
Source                  : netgalley.com
Rating                  : 3 of 5 stars


Sinopsis

A prison wagon is on its way to Huntsville when one of the prisoners, ruthless killer Angel Ware, engineers a bold escape. Now free, and blaming his sister Sue for his arrest, Angel and a gang of three other escaped murderers track her and her family down to Ellie’s ranch. Angel and his gang mount a bloody attack and take Sue’s young child with them. There’s a posse on its way, but Ellie Taine isn’t going to wait. She saddles her horse and loads her guns, prepared to enforce the only justice she can rely on...her own.

“As clean and sharp as a fine Bowie knife. Crider’s prose slices through conventions and expectations,” –Booklist


Review

Empat orang narapidana melarikan diri dari penjara dalam perjalanan menuju Fisher Plantation dimana seharusnya mereka bekerja sebagai bagian dari hukuman mereka. Empat orang sipir yang mengawal mereka mati dibunuh.

Angel Wade, psikopat berwajah malaikat, secara tidak resmi diangkat sebagai pemimpin para penjahat kambuhan yang kabur ini. Yang tidak diketahui ketiga rekannya adalah Angel bertekad membalas dendam kepada adik perempuan dan suaminya yang menyerahkan Angel ke Texas Ranger sehingga ia akhirnya masuk penjara.

Yang tidak diketahui oleh Angel adalah bahwa adik dan iparnya, Sue dan Lane, serta putri mereka Laurie telah pindah secara diam-diam ke kota kecil Blanco dan Lane bekerja sebagai mandor di peternakan Miss Ellie Taine, perempuan yang mengguncang Blanco setahun yang lalu.

Ellie Taine hanya ingin hidup tenang dan damai, melupakan peristiwa berdarah setahun yang lalu dan mengurus peternakan yang diwariskan kepadanya. Kedatangan Lane sekeluarga sangat membantu Ellie. Kehadiran si kecil Laurie juga mengisi kekosongan hidupnya yang tidak memiliki suami dan anak.

Jadi ketika Angel memutuskan menculik Laurie untuk membalas dendam kepada Sue dan Lane, Ellie akhirnya kembali mengeluarkan senapannya dan mulai berburu.


Ebook ini saya dapatkan dari netgalley, langsung tertarik saat melihat cover bukunya yang berkesan ‘tough girl’. Sebelum mulai membaca buku ini saya melihat-lihat beberapa reviewnya dulu di goodreads. Kebanyakan menyarankan untuk membaca Outrage at Blanco terlebih dahulu sebelum membaca buku ini. Tapi karena buku ini sudah ditangan dan hendak dibaca, saya putuskan mengabaikan saran tersebut.

Dan setelah membaca buku ini bisa saya katakan bahwa saran tersebut memang benar. Sepanjang membaca buku ini saya dibuat penasaran dengan peristiwa yang terjadi setahun yang lalu. Secara garis besar saya tahu apa yang terjadi, suami Ellie Taine dibunuh dan ia sendiri diperkosa oleh tiga orang perampok bank. Ellie kemudian memutuskan membalas dendam dan menghapus keberadaan ketiga orang tersebut.

Nah balik ke cerita ini. Sejak peristiwa setahun yang lalu nama Ellie Taine menjadi sangat dihormati di Blanco. Ia diminta menduduki jabatan sherif menggantikan sherif lama yang mati terbunuh. Tetapi yang diinginkan Ellie hanyalah hidup tenang sambil mengurus peternakannya. Penculikan Lauri membuat Ellie kembali turun tangan memburu Angel dan gengnya.

Di buku ini kita dipertemukan dengan Ellie yang telah berpengalaman. Dengan perlahan-lahan ia mengejar gerombolan Angel, dibantu oleh Brody, Texas Ranger yang juga merupakan saudara lelaki Lane.

Saya suka dengan betapa besarnya kepercayaan orang-orang Blanco kepada kemampuan Ellie. Perempuan ini tidak bisa diajak main-main. Bukannya takut menghadapi Angel yang punya reputasi buruk, malah mereka merasa kasihan karena Angel harus berhadapan dengan Ellie.


“Anybody who messed with Ellie Taine was making a bis mistake. You could ask those fellas that robbed the bank about that, except that you’d have to dig’em up to ask, and that wouldn’t work because they were just too damn dead to answer.”

Buku ini cukup memuaskan kerinduan membaca dunia barat jaman dahulu di mana koboi masih berkeliaran dan hukum belum terlalu jinak.

Monday, February 9, 2015

Hot Surrender (Pesona yang Menghanyutkan) by Charlotte Lamb




Judul                     : Hot Surrender (Pesona yang Menghanyutkan)
Pengarang           : Charlotte Lamb
Penerbit               : PT. Gramedia Pustaka Utama
ISBN                     : 979-655-512-3
Halaman              : 192
Tahun                   : 2000
Rating                  : 3 of 5 stars


Sinopsis

Zoe jengkel sekali melihat keangkuhan Connel Hillier. Pria ini suka memerintah dan berani sekali masuk ke rumahnya tanpa seizinnya. Perempuan lain boleh saja tergila-gila pada ketampanannya, tapi Zoe tidak. Zoe tak tahu, Connel memang berusaha menaklukkan dia yang terkenal sebagai "pemakan lelaki", dan dia belum pernah gagal.

Connel memang seksi dan sangat memesona. Zoe tidak bisa menolak kehadirannya, betapapun keras usaha untuk menghindari lelaki itu. Ia tak kuasa mencegah pria itu memasuki hidupnya, karena, walaupun ini dipungkirinya mati-matian, ia sangat mendambakan lelaki jantan itu.


Review

Ketika Zoe hendak mengambil jalan pintas menuju rumahnya, setelah hari yang melelahkan di tempat syuting, ia dihentikan oleh seorang pria tak dikenal. Pria itu meminta tumpangan menuju bengkel terdekat karena mobilnya mogok. Sebagai seorang wanita modern yang cerdas, tentu saja Zoe menolaknya. Siapa yang bisa menjamin kalau pria itu bukanlah seorang penjahat!

Zoe meminta pria itu menunggu dan ia berjanji akan meneleponkan taksi sesampainya dirumah. Tapi karena rasa lelah dan lapar Zoe malah melupakan pria itu. Tanpa disangka-sangka pria asing itu  muncul didepan pintunya dan memaksa masuk kerumah Zoe. Yang membuat Zoe lebih terkejut pria itu ternyata mengenal Zoe. Akhirnya Zoe mengetahui bahwa pria asing itu, Connel Hillier, adalah sepupu Hal Thaxfor yang pernah main di salah satu film yang disutradarai Zoe.

Connel tahu reputasi Zoe sebagai perempuan yang sering membuat patah hati laki-laki, walaupun ia tidak tahu cerita yang sebenarnya. Tetapi daya tarik diantara mereka sangat kuat walaupun Zoe sangat menentangnya. Ia tidak ingin ditaklukan untuk kemudian ditinggalkan.

Tanpa Zoe sadari Connel semakin dalam merasuk ke kehidupannya. Dan ketika Zoe akhirnya menyerah, hal yang ditakutinya terjadi. Connel pergi tanpa tahu kapan akan kembali dan cerita yang didengarnya dari Hal bahwa Connel suka bersenang-senang dengan perempuan cantiksaat ke luar negeri semakin membuat Zoe terluka.


Charlotte Lamb merupakan salah satu pengarang harlequin kesukaan saya. Dari sekian banyak buku Charlotte Lamb yang saya sukai buku ini termasuk kategori biasa-biasa saja, walaupun tetap jauh lebih bagus dari harlequin yang terbit sekarang ini.

Seperti biasa, ceritanya cukup sederhana dengan tokoh perempuan yang cenderung mandiri dan tidak cengeng ataupun mudah pasrah seperti kebanyakan tokoh perempuan yang banyak ditulis pada era ini. Tokoh lelakinya juga tidak posesif dan cemburuan yang keterlaluan. Jalan cerita juga lumayan naik turun dengan tambahan tokoh pendukung yaitu kakak Zoe, Sancha, yang sedikit suka ikut campur.

Covernya lumayan seksi, cukup untuk membuat saya menyembunyikan buku ini agar tidak dilihat ortu (hahaha...!). Saya suka dengan cover-cover buku harlequin lama, karena biasanya buku ini menggambarkan satu adegan  yang ada dibuku lengkap dengan gambar tokoh perempuan dan laki-laki yang sesuai dengan yang dideskripsikan dibuku. Berbeda dengan cover-cover sekarang yang banyak diisi gambar pemandangan atau gambar orang saja, dan kadang suka tidak konek dengan isi bukunya.

Bagian yang sedikit kurang menurut saya adalah bagian ending dimana konfrontasi dan penyelesaiannya hanya berlangsung dalam empat halaman saja. Terlalu singkat dan seperti berhenti mendadak. But overall, buku ini cukup rekomen untuk dibaca dan dikoleksi :)

harlequin jadul lainnya yang sudah saya review adalah Bila Cinta Memanggil by Charlotte Lamb. Klik judul untuk baca reviewnya ya :)